Kalau mendengar kata musim gugur, banyak dari kita yang langsung mengasumsikan dengan romantisme. Iya romantis kalau tidak hujan dan tidak becek. Untuk saya pribadi, musim gugur perlahan-lahan akan membawa kita, suka tidak suka, memasuki musim dingin. Apesnya di Belgia itu musim gugur seperti perpanjangan musim dingin dimana udara langsung drop cepat sekali menurun ke single digit bahkan minus, seperti yang baru terjadi beberapa hari belakangan ini, baru bulan November tapi cuaca sudah seperti di bulan Januari saja.

→ subscribe our youtube channel : www.youtube.com/jalanjalanliburan


Yang membuat bahagia memang melihat daun-daun yang berubah warna, sayangnya ini tidak lama karena jika ada angin dan hujan otomatis langsung cepat membotak. Terus terang melihat pohon gundul itu cukup membuat depresi lho, tapi lagi-lagi ini hanya sementara karena tidak lama setelah itu, daun-daun berwarna hijau muda kembali mengawali kehidupan. 

Tahun ini bukan musim gugur yang sederhana, probably the best autumn ever, karena ini musim gugur pertama setelah kami memiliki buah hati yang ditunggu-tunggu kehadirannya selama tahunan. Menikmati hari-hari yang dingin sambil bermain dengan si kecil rasanya cukup bikin hati sangat hangat. 





Favorit kami menghabiskan waktu bersama ( dari dulu sebelum si kecil ada ), adalah jalan santai di tengah hutan. Sebenarnya bukan hutan juga sih tapi kebetulan dekat rumah ada taman kota yang cukup besar dan luas dengan pohon-pohon besar yang sudah tua, walaupun jenis tanaman di taman ini jarang yang berwarna merah seperti acer palmatum yang sangat identik dengan autumn itu, tapi gradasi coklat kekuningan juga memiliki keindahannya tersendiri. 

Bagaimana dengan kamu, apa musim favoritmu ?


Church of the Savior on Spilled Blood - via 

Berita baik untuk para pemegang paspor Indonesia, karena sejak bulan November 2019 yang lalu akhirnya Rusia membuka negaranya untuk dikunjungi hanya dengan menggunakan e-visa atau electronic visa. Memang sih belum untuk semua wilayah Rusia melainkan hanya untuk Saint Petersburg dan Regio Leningrad, tapi ya lumayanlah ya gak ribet ngurus visa kalau mau impulsive trip kesana, karena visa Rusia biasanya wajib menyertakan surat undangan dan dokumen-dokumen lainnya.

( Pada saat postingan ini terbit, penulis belum pernah ke Rusia dan belum melakukan pengurusan visa, tapi telah melakukan simulasinya ) 

Cara pengurusan e-visa nya juga sederhana saja, hanya masuk ke situs resmi, mengisi formulir online dan tunggu deh 4 hari untuk hasilnya. 

1. Situs resmi mengurus e-visa Saint Petersburg Rusia → https://evisa.kdmid.ru/


Masukkan email dan password, yang kemudian menjadi data login


2. Masukkan kewarganegaraan dan tujuan mau kemana, apakah ke Saint Petersburg atau ke Regio Leningrad. 

Pilih kewarganegaraan Indonesia di kolom nationality dan area yang ingin dikunjungi, apakah Saint Petersburg atau Kaliningrad Oblast. Setelah halaman ini maka munculah daftar pertanyaan data diri standard yang harus diisi


3. E-visa ini berlaku untuk regular single dengan tujuan bisnis, turis, dan humanitarian visas
4. E-visa berlaku untuk 30 hari dengan periode tinggal sampai 8 hari. 
5. E-visa bisa dibuat paling lambat 4 hari sebelum keberangkatan
6. Tetap siapkan dan bawa premi asuransi travel yang menyebutkan Rusia ada di daftarnya

Grand Palace - via


Catherine Palace



Yes, we have our own blue sky, or langit berwarna biru in Indonesian. Our newborn, he is our dream come true, our answered prayers and the newest member of our family. Biru Langit is our summer boy, and was born in the heatwave days 2019. 

All of these years, the infertility, the dreams, the nightmares, the depression and despair, the acceptance...and here he is, our little miracle🔵



I always want to put a nature element as part of the name of our children, and for him I choose one of the most beautiful nature element there is. Who doesn't love a blue sky! Living in a four seasons country, a blue sky means a beautiful sunny day. 

What about his first name, ケイ子 !  
I m in love with the meaning of "one blessed child" in Japanese, which also one of the most common names in Japan, and that is also our prayer for him in his life.

ケイ子 is now 5 months and 2 days young, together we visited several cities in a neighbour countries, I called it the perks of living in a small country in Europe, where you can just hop in the car, put him in the car seat and off we go. There is no itinerary or ambitious plan, we just go when everyone is ready. 
We did France after Belgium ( of course ), then to Germany and many times in Holland, and all of those trips we did it before he was 40 days young. In Indonesia culture, it s a big no to bring newborn child out of the house before 40 days, but I do believe my instinct and God is in control.

🔴subscribe our youtube channel : www.youtube.com/jalanjalanliburan


So excited for coming up Christmas, we have a plan to do a bit further destination, still in Europe. And in the other hand we also have our long haul flight tickets to Indonesia ( and probably another country in Asia ). 

We are so excited to welcome you the world, my boy! 🔵




Minggu depan sudah Desember yang artinya akhir tahun dan liburannya segera tiba. Untuk yang tinggal di Indonesia, rasanya tidak akan kehabisan destinasi kemana untuk berlibur saking besarnya Indonesia, tapi gak ada salahnya tetap diatur rencana jalan-jalan akhir tahunnya dari sekarang. Kalaupun harga tiket pesawat sudah melambung tinggi, coba deh cek ricek tiket kereta api.

Kereta api pasundan adalah salah satu kereta api andalan bagi masyarakat Indonesia, tidak terkecuali bagi masyarakat Kota Jogja dan juga Tasik. Dengan adanya kereta api tersebut setiap aktivitas dengan jarak yang cukup jauh pun dapat dilakukan dengan lebih mudah. Hal ini bahkan dibuktikan dengan keberadaan kereta api tersebut yang tentunya sangat membantu apabila memasuki waktu liburan sekolah, menghadapi hari raya Idul Fitri dan juga liburan akhir tahun. 

Selain menjadi salah satu momen yang paling dinantikan oleh anak sekolah banyak pula para pekerja yang menantikan momen liburan akhir tahun ini. Pasalnya selain dapat menjadi waktu yang tepat untuk beristirahat, mereka yang pergi bekerja dengan cara merantau pun tentunya dapat menikmati pulang ke kampung halaman dengan mudah. Jika Anda termasuk salah satu di antaranya tentu Anda pun akan merasakan beberapa keuntungan berikut ini apabila melakukan perjalanan mudik dengan menggunakan kereta api tersebut. 

Harga tiket terjangkau 
Berbeda dengan jenis kereta api lainnya, harga tiket ka pasundan ini terbilang murah, apalagi untuk perjalanan jarak jauh seperti halnya perjalanan dari Kota Jogja menuju Tasik. Harga tiket tersebut adalah Rp. 88.000 dan tentunya jauh lebih ekonomis jika dibandingkan dengan tarif ongkos perjalanan yang harus Anda keluarkan jika dibandingkan dengan menggunakan alat transportasi lainnya. Dengan menggunakan kereta api tersebut, Anda akan memulai perjalanan dari kawasan stasiun Lempuyangan di Kota Jogja dan sampai di stasiun Tasikmalaya. Dari rute perjalanan tersebut waktu yang dibutuhkan yaitu sekitar 5 jam lamanya. Namun Anda tidak perlu khawatir karena meskipun terbilang lama, Anda tetap dapat menikmati perjalanan tanpa rasa membosankan. 

Menikmati perjalanan dengan suasana yang lebih akrab 
Meskipun perjalanan yang Anda lakukan cukup lama, namun kereta dengan kelas ekonomi ini tidak akan membuat Anda merasa bosan. Mengapa demikian? Dengan posisi dari tempat duduk yang saling berhadapan, setiap penumpang di bagian dalamnya tentu dapat melakukan interaksi dengan lebih mudah. Karena itulah kebanyakan dari para pengguna kereta api ini seringkali menghabiskan waktu perjalanannya dengan bertukar cerita antara satu dengan lainnya. Apalagi jika perjalanan yang Anda lakukan ditemani dengan orang terdekat, baik itu pasangan, teman atau bahkan anggota keluarga yang tentunya akan menjadikan perjalanan Anda selama di kereta terasa lebih menyenangkan. 

Pemandangan alam yang indah 
Perjalanan yang dilakukan dengan menggunakan kereta api memang selalu memberikan kesan tersendiri. Karena itulah Anda yang berada di dalamnya pun akan merasa nyaman dan tenang ketika menggunakannya. Lebih dari itu, jalur perjalanan dari kereta juga berbeda dengan jalur perjalanan dari alat transportasi lainnya, maka tidak heran jika banyak pemandangan unik yang dapat Anda nikmati ketika menggunakan kereta api tersebut. 
Dengan rute perjalanan dari Kota Jogja menuju Tasik, kereta api pasundan tentunya akan melewati beberapa titik lokasi unik, seperti halnya kawasan pedesaan dengan tampilan hijaunya sawah yang berukuran luas, perumahan penduduk di sekitar rel hingga beberapa pemandangan unik lainnya. Dalam hal ini, Anda dapat menikmati pemandangan dari jembatan curam yang terdapat di kawasan Kulon Progo, juga Cirahong dan beberapa lokasi unik lainnya.

Menikmati sajian buka puasa gratis 
Selain beberapa keunggulan di bagian atas tadi, ada pula keunggulan lain yang dapat Anda nikmati jika dengan menggunakan kereta api pasundan. Keunggulan tersebut muncul pada saat bulan puasa atau lebih tepatnya H-7 lebaran, yang mana setiap penumpang yang ada di dalam kereta akan mendapatkan layanan buka puasa gratis. Dengan kata lain, setiap penumpang diberikan paket makanan disertai dengan takjil yang dapat dinikmatinya di dalam kereta. Hal ini tentunya sangat membantu, utamanya bagi penumpang yang tidak sempat mempersiapkan menu buka puasa di dalam perjalanan mudik yang tengah dilakukannya. 

Dari penjelasan singkat di bagian atas tadi, tentunya dapat Anda lihat bahwa kereta api pasundan hadir dengan berbagai macam kelebihan yang pastinya belum tentu dimiliki kereta api lainnya. Karena itulah bagi Anda yang hendak melakukan perjalanan dari Kota Jogja menuju Tasik, maka tidak ada salahnya untuk memilih jenis alat transportasi yang satu ini. 

Kalau ada negara yang sangat menyenangkan untuk dikunjungi karena kaya akan budaya, sejarah, kuliner dan biaya hidup yang bisa dibilang murah, maka Turki jawabannya, apalagi untuk pemegang paspor Indonesia juga dimudahkan dengan menggunakan e-visa saja. 


Istanbul biasanya menjadi magnet tujuan perdana para pelancong karena bandara Internasional yang menjadi hub negara Eropa, Asia dan Afrika, sehingga banyak maskapai penerbangan dengan tujuan Istanbul. Ngomong-ngomong Istanbul baru punya bandara baru lho, saya masih penasaran nih dengan bandara baru ini yang katanya luas dan modern sekali. 
Jika kamu berada di Istanbul dan ingin menjelajahi kota-kota sekitarnya yang masih bisa terbilang tidak terlalu jauh, saya bisa sarankan untuk mengunjungi Bursa yang pernah menyandang status sebagai ibukotanya kekuasaan Ottoman. 


Sedangkan jika kamu penasaran banget seperti apa kehidupan bangsa Turki saat pemerintahan Ottoman, nah wajib deh datang ke kampung Cumalikizik. Saya sebut kampung karena memang masih seperti itu bentuk dan wujudnya sama seperti dulu kala. Desain rumah-rumahnya, jalanan yang masih berbatu dan bentuk balkoni sampai pintu dan jendelanya masih sama seperti dulu. 
Cumalikizik memang seperti kampung contoh sehingga turis dan penduduk Turki ( khususnya generasi mudanya ) bisa melihat dan membayangkan bagaimana kehidupan Ottoman itu. 
Rumah-rumah berbahan dasar batu dan dicat warna warni itu sekarang banyak yang telah berubah fungsi sebagai restoran, hotel atau kedai kopi, semata untuk menyambut turis yang memang banyak mengunjungi desa ini. 













Saya datang di bulan November dimana banyak buah yang sedang ranum, hasil petik dari perkarangan rumah penduduk yang kemudian oleh pemiliknya di jual di gerai-gerai di pinggir jalan. Buah persimon dan delima yang manis saya beli untuk dimakan selama mengitari desa ini. Walaupun sudah kenyang dengan buah, tidak afdol kalau belum menikmati brunch khas Cumalikizik di kedai kopi setempat. 

Cara tempuh ke Cumalikizik lumayan mudah jika kamu menginap di Bursa, bisa gunakan taksi saja dari Bursa, tidak terlalu mahal kok. 


Karena ada dua teman terpisah yang baru pulang dari Ukraina, saya jadi tergelitik untuk cerita lagi mengenai negara ini. Berangkat ke Ukraina waktu itu tanpa berharap banyak, justru kalau bisa dibilang malah under estimate lah, kami kesana hanya karena ya Ukraina belum pernah kami kunjungi. Awalnya malah mau digabung sama Moldova dan Belarus, ternyata setelah dipelajari lagi, waktu dua minggu yang kami punya sayang sekali kalau harus lompat-lompat ke negara tetangga lain seperti bajing. Karena Ukraina yang besar ini, jadilah kami menjelajahi setiap sisinya sampai puas karena bukan hanya ibukota saja  yang kami kunjungi. 



Bicara mengenai Ukraina, satu hal selain kulinernya yang sangat luar biasa nikmat dengan harga yang sangat ramah di kantong, tradisi minum kopinya juga ternyata menjadi gaya hidup mereka sehari-hari. Disana bisa dengan mudah kita menemukan kedai kopi mulai dari yang dijual di dalam ruangan, sampai di gerobak yang dijual di pinggir jalan, bahkan uniknya mobil pun bisa berubah fungsi menjadi tempat berjual kopi. Jadi kebayang kan enaknya nungguin Uber di Ukraina, sambil nunggu mobil dateng, bisa ngopi dulu di dalam halte bus. 


Di Lviv yang adalah kota kopi Ukraina, tercatat ada 600 kafe yang tersebar di kota ini lho, wah banyak banget ya, fakta ini membuat kota Lviv sebagai kota yang memiliki jumlah kedai kopi terbanyak di dunia untuk hitungan per kapitanya. 
Budaya minum kopi memang tidak mengenal waktu di Ukraina, setiap saat para penjual kopi ini selalu diramaikan oleh pembeli yang mengantri.




Ukraina telah lama berada di bisnis pembuatan kopi, tercatat pada tahun 1683 seorang Ukraina bernama Jerzy Franciszek Kulczycki membuka usaha kedai kopi pertama di Vienna, Austria dan bahkan menyajikan kopi dengan susu untuk pertama kalinya disana. 

Saking ngetopnya budaya ngopi di Ukraina, berbagai aksesoris pendukung ngopi-ngopi pun dijual sebagai suvenir para turis yang berkunjung di Ukraina, mulai dari ragam cangkir kopi yang menarik, termos kopi dan alat sangrainya. Bagaimana, tertarik ngopi-ngopi cantik di Ukraina ? 

Berasa gak sih kalau tahun ini berjalan sangat cepat, siapa sangka sekarang sudah pertengahan bulan Oktober dan berarti sebentar lagi liburan akhir tahun. Untuk yang belum mencari destinasi berlibur, masih ada waktu lho untuk pilih-pilih mau kemana, mau party di Bali, mau summer Christmas di Sydney atau bermain salju di Eropa? 
Kalau di akhir tahun ini kami berencana untuk berkumpul dengan keluarga saja, kebetulan akan ada tamu jauh nanti, liburannya baru menyusul di bulan Februari, ugh gak sabar :-)

Mau Ke Bandara? Bus Damri Pilihannya
Apapun pilihannya mau kemana, sebenarnya semua orang yang bepergian tentu ingin mendapatkan perjalanan yang hemat dan nyaman. Tidak hanya perjalanan menuju ke tempat tujuan liburan saja, melainkan juga menuju ke bandara. Nah, untuk menuju ke bandara, bus damri bisa menjadi pilihan terbaik untuk menghemat biaya perjalanan ke bandara.
Perum Damri merupakan perusahaan angkutan umum milik pemerintah yang saat ini sudah menyediakan berbagai tujuan dari dan ke bandara di beberapa kota besar, seperti Jakarta, Medan, Surabaya, Bandung dan masih banyak lagi yang lainnya. Nah, kamu yang ingin memanfaatkan hal ini tentu harus melihat jadwal terbaru bus damri terlebih dahulu.




Keuntungan Naik Bus Damri
Tentu saja, menggunakan bus damri akan sangat keuntungan yang bisa kamu dapatkan, antara lain:

- Tarif lebih mudah dibandingkan angkutan lainnya
Dengan beragam rute yang sudah ada, menggunakan bus damri dengan tujuan ke bandara atau rute sebaliknya menjadi cara terbaik untuk menghemat biaya dibandingkan dengan harus memilih jenis angkutan yang lainnya, seperti mobil pribadi atau taxi. Hal ini dikarenakan bus damri sendiri memang ditujukan untuk masyarakat umum. Harga yang sudah kamu bayarkan akan menjadi harga final hingga tujuan tanpa ada tambahan biaya lainnya lagi.

- Waktu berangkat cukup fleksibel
Jadwal keberangkatan bus damri yang ada di bandara – bandara memiliki keberangkatan setiap 20 hingga 30 menit sekali. Bahkan ada juga bus damri yang melayani pada pukul 2 dini hari. Bisa dikatakan layanan dari bus damri sendiri hampir 24 jam untuk kamu para penumpang yang ingin pergi ke datu dari bandara. Jadi kamu bisa leluasa memilih jadwal penerbangan karena sudah ada transportasi yang tersedia.

- Perjalanan sangat nyaman tanpa harus ganti angkutan
Untuk kamu yang berangkat dari terminal yang menyediakan bus damri bandara bisa langsung menggunakannya. Bahkan kamu tidak perlu lagi mengganti – ganti angkutan. Hanya dengan menaiki bus damri saja, kamu bisa langsung sampai ke bandara. Bahkan, kenyamanan bus damri sudah sangat baik untuk para penumpang agar nyaman selama perjalanan. Tidak hanya itu saja, kenyamanan akan semakin terasa, saat para pengamen memang tidak diperbolehkan masuk ke dalam bus. Jadi suasananya benar – benar nyaman untuk penumpang.

- Berangkat rombongan lebih seru
Buat kamu yang pergi travelling bareng teman – teman, maka bisa menggunakan bus damri bandara. Kapasitas yang dimiliki oleh bus sangat memungkinkan untuk menampung hingga puluhan orang. Jadinya kamu bisa berangkat langsung bareng teman atau keluarga tanpa takut harus terpisah. Perjalanan tentu akan semakin nyaman dan tidak canggung karena bisa mengobrol dan bersenda gurau selama perjalanan hingga sampai di bandara sebagai tujuannya.

- Harga dan waktu tempuh
Untuk masalah harga bus damri memang sangat hemat. Namun harga sendiri tergantung dari terminal keberangkatan menuju ke bandara. Contohnya saja, terminal Jakarta memberlakukan tarif 40 ribu untuk sekali perjalanan. Namun ada juga yang memberikan tarif mulai dari 55 ribu sampai 75 ribu rupiah. Selain itu, buat kamu yang berangkat dari Shuttle IPB menuju bandara Soekarno Hatta, tidak dipungut biaya sepeserpun untuk naik bus Damri. Maka dari itu, lihat dulu tarif tempuh menuju bandara dari terminal yang kamu pilih.

Untuk waktu tempuhnya sendiri juga tergantung akan terminal keberangkatan. Untuk daerah Jakarta, waktu tempuh bisa berkisar 1 hingga 2 jam setiap terminal. Oleh karena itu, alokasikan waktu lebih awal agar tidak ketinggalan saat boarding pesawat. Alangkah baiknya untuk berangkat 3 atau 4 jam sebelum jadwal keberangkatan pesawat.

Namun saat ini keberangkatan menuju bandara tidak hanya didominasi oleh bus damri dan taksi bandara saja. Ada juga fasilitas lainnya, contohnya di Jakarta dengan bus antar kota, yakni Primajasa yang melayani rute Bandung. Tidak hanya itu saja, sekarang juga sudah ada kereta bandara. Untuk bus antar kota memiliki harga berkisaran 115 ribu hingga 120 ribu rupiah.

Namun bagaimanapun cara kamu menuju bandara ditentukan oleh dirimu. Memilih bus damri menjadi cara terbaik untuk berhemat.


Seberapa penting wanita yang sedang hamil melakukan babymoon bersama pasangannya? Tapi sebelumnya apa sih babymoon itu? Istilah babymoon sebenarnya masih dibilang trend baru, diperkenalkan oleh Sheila Kitzinger, penulis buku-buku tentang kehamilan dan childbirth. Ia menyebutkan babymoon adalah perjalanan romantis bersama pasangan sebelum si kecil lahir, ya kurang lebih babymoon itu seperti honeymoon chapter 2 kali ya. 

Tahun ini kebetulan kami dianugerahi suatu momen paling berharga dan telah lama kami nanti-nantikan, yaitu kehamilan saya dan kelahiran si kecil di bulan Juni yang lalu. 
Artikel pertama mengenai kehamilan adalah tentang babymoon trip yang kami lakukan saat saya mengandung 5 bulan.


Kapan sebaiknya melakukan babymoon? 

Sebenarnya mengenai kapan melakukan babymoon itu tergantung masing-masing individu ibu hamil tersebut, karena kondisi masing-masing tentunya berbeda. 
Percayalah instinct diri sendiri kapan kamu mau melakukan trip tersebut atau tanya ke diri sendiri seberapa penting trip ini untuk saya. 

Saya pribadi, memasuki triwulan kedua atau 2nd trimester, saya merasa diri saya lebih kuat, mual yang biasa hadir tiap sore ( saya tidak mengalami morning sickness tapi afternoon sickness ) perlahan menghilang, dan rasanya badan segar sekali. 
Di periode inilah saya memutuskan untuk jalan-jalan sekejab, tepatnya di bulan Februari, ketika kehamilan saya memasuki bulan kelima, sekaligus valentine and my birthday trip, semua dirapel pada satu trip yang berbarengan.



Pilihlah destinasi yang tepat untuk babymoon!

Babymoon trip kali ini saya memilih mengunjungi negara Malta. Pada bulan Februari negara ini banyak dicurahi sinar matahari dan cenderung hangat, nah ini salah satu unsur penting banget yang saya cari karena tubuh saya memerlukan banyak vitamin D yang tidak banyak saya dapat di Belgia saat musim dingin. 
Selain itu saya sendiri telah mengujungi Malta beberapa tahun sebelumnya, dan pertama kalinya untuk suami saya. Mengunjungi kembali Malta artinya saya tidak perlu greedy untuk explore the country, dan lebih santai revisit beberapa sightseeing spot yang berkesan. 

Tidak serakah saat traveling itu memang agak sulit ya, karena terbiasa dengan frekuensi traveling yang cukup intens, biasanya jam 9 pagi sudah berada di breakfast table, sekarang jam 9 masih leha-leha di bawah selimut dan baru keluar hotel hampir jam makan siang, setelah itu masih mencari restoran dulu untuk brunch, lalu kemudian mulai beraktifitas. Tapi ya anggap saja ini semacam pelatihan karena saat jalan-jalan dengan bayi atau balita pastinya gaya traveling seperti ini akan menjadi rutinitas sehari-hari. 



Destinasi babymoon juga sebaiknya diperhatikan, misalnya apakah destinasi tersebut aman dari penyakit zika, penyakit yang menyerang bayi di dalam kandungan. Negara yang rentan akan virus zika seperti di Karibia dan sepatutnya dihindari. 

Mendapat ijin dari dokter

Pada saat kamu merencanakan babymoon, ada baiknya untuk mengecek kondisi terakhir kehamilan. Jika diperlukan maka dokter juga bisa membuatkan ijin secara tertulis just in case maskapai penerbangan membutuhkan. Tapi biasanya sih kalau kandungan masih di triwulan kedua tidak diperlukan surat ijin tersebut, namun pengecekkan kehamilan itu akan membuat kita pede dan mantap untuk melakukan trip tersebut. 

Jangan lupa membawa vitamin yang biasa dikonsumsi dan juga perhatikan juga asupan makanan, pastikan restoran yang didatangi memiliki review yang bagus dan dapat dipercaya, gak lucu kan kalau tiba-tiba keracunan makanan karena menyantap sea food yang tidak segar. 



But above all, percayalah dengan instinct diri sendiri, dan alert dengan segala kemungkinan, jika badan berkata lelah, maka istirahatlah dan jangan memaksakan diri.
Sekarang setelah melahirkan atau postnatal minggu ke 13, rasanya saya bersyukur sekali memutuskan untuk melakukan babymoon trip yang lalu, pikiran seperti di recharge dan siap untuk milestone berikutnya yaitu begadang jagain bayi hihihi
Walaupun baru usia 13 minggu, kita juga sudah jalan-jalan dengan bayi ke negara terdekat yang kebetulan berbatasan langsung dengan Belgia, negara pertama kita melancong ke kota terdekat di Prancis, lalu ke Belanda dan Jerman. 




Traveling to Berlin With Girl friends

Setiap tahun biasanya saya punya ritual untuk jalan-jalan sama teman-teman perempuan, walaupun punya travel partner setia tapi keknya tetap ya setiap orang harus punya "me time" juga sendiri. The perks of living in Europe, cuman long weekend aja kita bisa terbang jauh dan kalau beruntung suka dapat harga tiket yang murahnya kebangetan. 

Related Posts :
How to Have a Memorable Trip With Your Friends by +Aggy F
Traveling With my Best Friend by +Noni khairani 

Bulan Mei tahun lalu jatah saya pergi sama teman-teman ke Berlin, kita ramai-ramai bertujuh, naik low cost air yang pergi dan pulangnya pagi banget ha ha ha, it s not a big deal untuk semuanya asal nginap nya di hotel bintang 5 dong ya, namanya juga madame yang pergi, suami boleh tinggal di rumah tapi kartunya ikut sama kita ke Berlin :p

Berlin sendiri bukan destinasi baru buat beberapa orang yang ikutan pergi kali ini, tapi demi ada teman yang belum pernah kesana, kita jadi rela untuk jalan-jalan menyusuri sightseeing paling ngetop di Berlin.

Main Attractions

Hopping on off bus jadi penyelamat banget kalau perginya ramean yang isinya cewek rempong semua, daripada naik turun metro atau jalan kaki jauh, mereka lebih rela bayar tiket bus turis seperti ini, gak kenapasan gak keujanan dan tinggal naik dan turun di bus stop yang ada sightseeing spotnya seperti Brandenburg Gate, Berlin Wall, Checkpoint Charlie, Memorial to the Murdered Jews of Europe, Berlin Cathedral, Potsdamer Platz. 






Boro-boro deh mau hunting wall art di Berlin ha ha ha kalau liburan ramean kek gini memang ya susah buat mementingkan diri sendiri, kebiasaan traveling sama suami ya otomatis bakal berubah juga ritme nya, untungnya karena destinasinya saya sudah pernah jadi gak begitu ambisius lagi juga.

Eating till Dropped

Restoran Asia di Jerman itu parah murahnya, masih ada lho menu makanan utama seharga €5, ya tentu ibu-ibu Asia ini senang kan ya. Karena kita tinggal di Eropa, ga dosa juga kan ya nyari makanan Asia, dan bukan saja murah tapi enak parah. 
Sebentar-sebentar masuk restoran walaupun gak lapar juga, dan sebentar-sebentar mampir ke cafe, terus kapan jalan-jalannya ha ha ha



Selama di Berlin tiap malam kita hang out dan fine dine di resto yang lagi hits saat itu di Berlin, ini asli ya niat banget lho nyari resto-resto kekinian di Berlin, one of the reason I love this girls, mereka suka banget nyari hal yang baru buat dicobain, selalu say yes untuk hal baru, I think it s a good sign kan ya.  






Foto-foto Like There's No Tomorrow

Pergi liburan sama teman-teman cewek artinya siap-siap posing like there s no tomorrow, kalau bisa tiap belokkan harus ada foto keluarganya, no problem lah it s a ll about fun kan ya. 

Kalau sudah punya koleksi foto, sayang dong ya gak langsung diposting, nah saya mau kasih tahu nih ya, untuk kamu-kamu yang akan liburan ke Eropa dari Indonesia terus bingung harus beli sim card atau bawa wifi portable dari Indonesia, ya saya saranin sih untuk piliih opsi kedua karena lebih praktis dan gak perlu cari-cari konter penjualan sim card dan setting ini itu. Asyiknya mendarat di bandara tujuan, nyalain portable modem untuk wifi, online deh langsung, easy peasy and no hustle!

Wifi portable rental yang paling kompeten untuk dibawa jalan-jalan ke Eropa adalah Java Mifi yang dapat digunakan lebih dari 160 negara dan terkoneksi dengan 4G Global Wifi. Per harinya hanya seharga Rp.25.000,-  doang, no hidden cost dan modem nya dikirim ke alamat yang kamu pilih dan tinggal kamu kembalikan secara gratis pula.
Daripada foto-foto liburan basi gak ditayangin di sos med, buruan ceki-ceki websitenya dan langsung pesan demi ke-eksis-an mu :-)



Itinerary : Shopping

Yup, kalau pergi sama teman-teman cewek pastinya itinerary yang ada adalah shopping times. Di Berlin banyak banget mall, dan sebagai anak Jakarta tentunya saya suka banget juga lah ya sama mall itu, maklum di Belgia butik bertebaran tapi shopping mall itu jarang banget, kalaupun ada gak se-massive dan se-giant kek di Jakarta. 
Nah di Berlin punya yang namanya shopping malls yang gede-gede banget, dan merek-merek high end ya letaknya bertebaran aja di mall, gak perlu ribet dan gak enakkan kalau harus masuk butik. 

Selama di Berlin kita masuk ke beberapa shopping malls, pastinya yang pertama kali kita masukkin adalah KaDeWe, ini salah satu Dept Store mewah di Berlin yang sudah ada sejak tahun 1907, kalau gak salah masih menjadi Dept Store terbesar di Berlin. 
Lalu mall terbesar lainnya adalah Mall of Berlin, kalau gak salah saya sudah pernah ke Berlin sebanyak 5 kali or so, tapi gak terlalu ngeh dengan hadirnya Mall or Berlin ini, dan ternyata mall ini baru buka tahun 2014, pantesan gak ngeh. Konsepnya asyik deh, agak outdoor dan interiornya menarik banget, lokasinya juga gak jauh dari Brandenburg Gate dan Potsdamer Platz.

Selain KaDeWe dan Mall of Berlin, ada juga Bikini Berlin dan  Galeries Lafayette Berlin. Sayangnya toko-toko di Jerman mayoritas tutup juga sama seperti di Belgia, jadi kalau berencana shopping di Berlin, pastikan tidak berada disana pas hari Minggu yah. 

Gimana dengan kamu, walaupun sudah menikah apakah masih suka traveling bareng teman juga?



Tadi malam kami jumpa dengan kenalan yang pertama kali kami jumpai saat liburan ke Azerbaijan setahun yang lalu, kebetulan mereka lagi road trip dan melewati Brussels, jadilah disempatkan utnuk berjumpa. Sambil menikmati makan malam, we were talking a lot about travel plans of course. Kebetulan mereka sudah pernah ke Indonesia menjelajahi Jawa Bali dan Kalimantan. Dan mereka tertarik untuk kembali lagi ke Indonesia untuk mengunjungi Papua. Ah dan satu lagi mereka nanya-nanya mengenai Pulau Belitung juga, mereka ingin sekali melakukan island hopping dan road trip di pulau Laskar Pelangi ini. Kami bahkan sempat melakukan simulasi mengenai berapa sih harga sewa mobil di Belitung perharinya, dan ternyata sangat reasonable. Saya memang menyarankan untuk sewa mobil melalui rental saja selama traveling di Belitung karena jalanan Belitung itu terawat sekali, tidak macet dan aman. Jadi travel tips dari saya untuk yang mau ke Belitung nih ya, jangan lupa deh untuk cek harga rental mobil yang kamu butuhkan sebelum berangkat karena road trip di Belitung sangat menyenangkan.



Bicara mengenai trip kami ke Belitung sebenarnya adalah salah satu trip impulsif dan last minute plan karena memang tidak direncanakan jauh-jauh hari like we normally do. Trip mudik kami ke Indonesia adalah berlama-lama di Bali lalu kunjungan singkat ke Yogyakarta, setelah itu masih punya 1 minggu sebelum pulang ke Belgia lagi. Punya 1 minggu jatah sisa liburan tapi hanya menetap di Jakarta rasanya sayang, lalu saya coba ceki-ceki peta dan pilihan jatuh ke Belitung mengingat kami belum pernah kesana, harga tiket terjangkau, gak jauh-jauh banget dari Jakarta dan kalau dilihat dari foto-foto di internet pulau-pulau di Belitung kok indah-indah banget ya. 

Hotel 

Tujuan kami ke Belitung adalah ingin menikmati pulau-pulaunya semaksimal mungkin, artinya untuk memudahkan hal tersebut saya mencari hotel di dekat dermaga Tanjung Kelayang dimana kapal-kapal yang disewakan bersandar. 
Jarak dari bandara ke dermaga ini sekitar 30 kilometer atau kurang lebih memakan waktu 45 menit sampai sejam. Jalanan di Belitung itu bagus, rapi dan tidak macet sama sekali, duh rasanya bahagia banget akhirnya bisa ada di dalam kendaraan yang melaju dengan lancar, sehingga kamipun dapat menikmati tiap menit di Belitung dengan berkualitas. 

Pilihan hotel di sekitaran dermaga Tanjung Kelayang tidak begitu banyak seperti di kota, tapi kebetulan saya dapat hotel yang baru saja beroperasi dan lokasinya tepat di depan dermaga. 


Island hopping

Gradasi laut berwarna biru, langit dan udara yang bersih, deretan nyiur kelapa di sisi pantainya, oh man this is the real island we would love to see. 
Dengan bermodal Rp 500.000,- kami menyewa kapal untuk keliling pulau-pulau di sekitar, total ada 5 pulau yang kami kunjungi dan semuanya tidak dengan terburu-buru, kami beruntung bertemu dengan pemilik kapal bernama Kuncit yang sekaligus nahkoda kapal tersebut, bersama kakaknya mereka sangat sabar menemani dan menunggu kami bersantai di masing-masing pulau yang kami kunjungi. 





Pulau-pulau yang sempat kami singgahi adalah Pulau Pasir, Pulau Batu Berlayar, Pulau Lengkuas, Pulau Burung dan Pulau Kepayang. Masing-masing pulau memilik karakternya masing-masing sesuai namanya dan tentunya dengan batu-batu granit raksasa khas Belitung sebagai pelengkapnya. 

Kuliner Belitung

Satu kata untuk kuliner Belitung : Amazing! Only for those delicious food I would love to return in a heartbeat. 





Exploring The Rest of Belitung

Selain panorama pulau dan pantai, Belitung ( tepatnya di Belitung Timur ) juga terkenal akan sosok dua orang terkenal Indonesia, yang satu dari dunia politik yaitu Ahok dan satunya dari dunia sastra dan film yaitu Andre Hirata. Untuk Anda yang ngefans dengan Ahok, terdapat rumah beliau yang dijadikan museum dan bisa dikunjungi oleh umum. 
Diberi nama kampung Ahok,  area rumah yang dijadikan kompleks pariwisata ini selain tentunya terdapat rumah Ahok, juga ada pusat berbebelanja cenderamata. Tidak ada biaya masuk kok.

Belitung juga terkenal akan lokasi film Laskar Pelangi. Novel dan film berjudul sama karya Andre Hirata ini mendapat tempat di hati banyak masyarakat, sehingga banyak turis lokal yang bahkan datang ke Belitung demi napak tilas cerita film dari Laskar Pelangi tersebut.  

Karena letak Belitung yang tidak sampai dua jam dengan pesawat dari Jakarta, bisa-bisa tiap mudik kami melancong ke Belitung nih, lumayan banget menikmati biru-birunya langit dan laut kalau sudah bosan di Jakarta yang hiruk pikuk.



Untuk orang yang lahir dan besar di Jakarta rasa-rasanya kota Bandung tidak pernah kehabisan pesona untuk dikunjungi, dari yang jaman dulu ngetop karena udara dinginnya sampai factory outlet yang ada dimana-mana. Emang deh Bandung itu ga ada matinya ya, sepertinya hanya selang beberapa waktu aja tiba-tiba udah banyak trend baru yang muncul disana, bukan hanya saja tempat hiburan keluarga, bahkan kedai kopi pun bisa jadi alasan untuk selalu ke Bandung.
Kalau dulu mikirin gimana enaknya menuju ke Bandung dari Jakarta tanpa harus stress kena macet, nah moda transportasi kereta api inilah solusinya. Dengan naik kereta api kita dapat menghindari macet dari Jakarta ke Bandung. Selain itu panorama naik kereta dengan rute ini sangat cantik lho, ga percaya, nih liat foto di bawah ini :

photo via  https://www.instagram.com/sonyarifin/

Tinggal di jaman yang semuanya bisa diakses dari genggaman seperti sekarang, tentunya juga memudahkan mengatur perjalanan. Beli tiket kereta api sudah tidak perlu lagi ngantri di stasiun kereta, tinggal buka aplikasi dari smart phone, cek jam keberangkatan, simulasi harganya dan click purchase alias langsung beli tiketnya. Gampang banget kan!

Talking about Bandung, walaupun saya belakangan jarang memasukkan Bandung di dalam agenda liburan ( terakhir kayaknya waktu saya jalan-jalan ke Kawah Putih deh ), tapi saya rajin menyimpan destinasi wisata baru di Bandung di bucket list folder saya, anytime ada rencana ke Bandung ya tinggal buka foldernya aja. Kebetulan beberapa destinasi di Bandung yang masih ingin saya kunjungi rata-rata adalah yang menampilkan wisata alam di Bandung Barat dan Bandung Timur.

Sendang Geulis Kaharupan

Pas lihat foto-fotonya di Instagram langsung jatuh cinta sama destinasi yang terletak di Bandung Barat ini. Merupakan mata air yang sangat jernih dan sangat asri, katanya sih letaknya masih agak susah untuk dilewati, mungkin ini salah satu alasan belum banyak turis yang datang berkunjung. Even better dong kalau gitu !

Photo by https://www.instagram.com/amboreynaldi/


Sanghyang Heuleut

Satu lagi pesona alam dari Bandung Barat, Sanghyang Heuleut yang adalah danau kecil di antara kawasan berbatuan, tepatnya berlokasi di Cipatat, Bandung Barat. Selain bisa berenang, lokasinya juga cocok untuk camping.

Photo via 

Curug Sinulang

Setelah dari Bandung Barat, yuk sekarang bergeser ke Bandung Timur, yaitu salah satunya air terjun Sinulang ini. Walaupun jalan menuju air terjun masih sangat primitif, tapi pasti akan puas setelah tiba karena disana terdapat dua buah jalur air terjun saling berdampingan dengan ketinggian mencapai 30 meter.



Taman Batu ( Stone Garden )

Salah satu wisata alam yang menarik perhatian, pada jaman purbakala area ini adalah danau yang kemudian karena keajaiban alam danau tersebut mengering dan meninggalkan hamparan bebatuan yang unik. Bukti peninggalan purbakala di area ini bisa dilihat di situs Goa Pawon, dimana disini pernah ditemukan tengkorang manusia purba berusia 9000 tahun lebih.

Glamping di Lakeside Rancabali

Sampai sekarang saya belum pernah nyobain glamping alias glamorous camping, padahal kan sepertinya nyaman banget dan tetap dekat dengan alam. Nah once I m back to Bandung again, keknya bakalan nyobain glamping di Site Rancabali deh. Pemandangannya langsung ke danau dan dikelilingi dengan kebun teh. Fasilitas menginapnya walaupun judulnya 'nenda', tetap modern punya, lengkap dengan restorannya.



Di Bandung sepertinya memang lagi ramai sekali dengan glamping trend ini, selain di Lakeside Rancabali, ada juga beberapa glamping lainnya yaitu : The Lodge Maribaya, Legok Kondang Lodge, Trizara Resort, Green Hill Park. Tinggal dipilih aja sesuai budge :)