Kalau ada negara yang sangat menyenangkan untuk dikunjungi karena kaya akan budaya, sejarah, kuliner dan biaya hidup yang bisa dibilang murah, maka Turki jawabannya, apalagi untuk pemegang paspor Indonesia juga dimudahkan dengan menggunakan e-visa saja. 


Istanbul biasanya menjadi magnet tujuan perdana para pelancong karena bandara Internasional yang menjadi hub negara Eropa, Asia dan Afrika, sehingga banyak maskapai penerbangan dengan tujuan Istanbul. Ngomong-ngomong Istanbul baru punya bandara baru lho, saya masih penasaran nih dengan bandara baru ini yang katanya luas dan modern sekali. 
Jika kamu berada di Istanbul dan ingin menjelajahi kota-kota sekitarnya yang masih bisa terbilang tidak terlalu jauh, saya bisa sarankan untuk mengunjungi Bursa yang pernah menyandang status sebagai ibukotanya kekuasaan Ottoman. 


Sedangkan jika kamu penasaran banget seperti apa kehidupan bangsa Turki saat pemerintahan Ottoman, nah wajib deh datang ke kampung Cumalikizik. Saya sebut kampung karena memang masih seperti itu bentuk dan wujudnya sama seperti dulu kala. Desain rumah-rumahnya, jalanan yang masih berbatu dan bentuk balkoni sampai pintu dan jendelanya masih sama seperti dulu. 
Cumalikizik memang seperti kampung contoh sehingga turis dan penduduk Turki ( khususnya generasi mudanya ) bisa melihat dan membayangkan bagaimana kehidupan Ottoman itu. 
Rumah-rumah berbahan dasar batu dan dicat warna warni itu sekarang banyak yang telah berubah fungsi sebagai restoran, hotel atau kedai kopi, semata untuk menyambut turis yang memang banyak mengunjungi desa ini. 













Saya datang di bulan November dimana banyak buah yang sedang ranum, hasil petik dari perkarangan rumah penduduk yang kemudian oleh pemiliknya di jual di gerai-gerai di pinggir jalan. Buah persimon dan delima yang manis saya beli untuk dimakan selama mengitari desa ini. Walaupun sudah kenyang dengan buah, tidak afdol kalau belum menikmati brunch khas Cumalikizik di kedai kopi setempat. 

Cara tempuh ke Cumalikizik lumayan mudah jika kamu menginap di Bursa, bisa gunakan taksi saja dari Bursa, tidak terlalu mahal kok. 


Karena ada dua teman terpisah yang baru pulang dari Ukraina, saya jadi tergelitik untuk cerita lagi mengenai negara ini. Berangkat ke Ukraina waktu itu tanpa berharap banyak, justru kalau bisa dibilang malah under estimate lah, kami kesana hanya karena ya Ukraina belum pernah kami kunjungi. Awalnya malah mau digabung sama Moldova dan Belarus, ternyata setelah dipelajari lagi, waktu dua minggu yang kami punya sayang sekali kalau harus lompat-lompat ke negara tetangga lain seperti bajing. Karena Ukraina yang besar ini, jadilah kami menjelajahi setiap sisinya sampai puas karena bukan hanya ibukota saja  yang kami kunjungi. 



Bicara mengenai Ukraina, satu hal selain kulinernya yang sangat luar biasa nikmat dengan harga yang sangat ramah di kantong, tradisi minum kopinya juga ternyata menjadi gaya hidup mereka sehari-hari. Disana bisa dengan mudah kita menemukan kedai kopi mulai dari yang dijual di dalam ruangan, sampai di gerobak yang dijual di pinggir jalan, bahkan uniknya mobil pun bisa berubah fungsi menjadi tempat berjual kopi. Jadi kebayang kan enaknya nungguin Uber di Ukraina, sambil nunggu mobil dateng, bisa ngopi dulu di dalam halte bus. 


Di Lviv yang adalah kota kopi Ukraina, tercatat ada 600 kafe yang tersebar di kota ini lho, wah banyak banget ya, fakta ini membuat kota Lviv sebagai kota yang memiliki jumlah kedai kopi terbanyak di dunia untuk hitungan per kapitanya. 
Budaya minum kopi memang tidak mengenal waktu di Ukraina, setiap saat para penjual kopi ini selalu diramaikan oleh pembeli yang mengantri.




Ukraina telah lama berada di bisnis pembuatan kopi, tercatat pada tahun 1683 seorang Ukraina bernama Jerzy Franciszek Kulczycki membuka usaha kedai kopi pertama di Vienna, Austria dan bahkan menyajikan kopi dengan susu untuk pertama kalinya disana. 

Saking ngetopnya budaya ngopi di Ukraina, berbagai aksesoris pendukung ngopi-ngopi pun dijual sebagai suvenir para turis yang berkunjung di Ukraina, mulai dari ragam cangkir kopi yang menarik, termos kopi dan alat sangrainya. Bagaimana, tertarik ngopi-ngopi cantik di Ukraina ? 

Berasa gak sih kalau tahun ini berjalan sangat cepat, siapa sangka sekarang sudah pertengahan bulan Oktober dan berarti sebentar lagi liburan akhir tahun. Untuk yang belum mencari destinasi berlibur, masih ada waktu lho untuk pilih-pilih mau kemana, mau party di Bali, mau summer Christmas di Sydney atau bermain salju di Eropa? 
Kalau di akhir tahun ini kami berencana untuk berkumpul dengan keluarga saja, kebetulan akan ada tamu jauh nanti, liburannya baru menyusul di bulan Februari, ugh gak sabar :-)

Mau Ke Bandara? Bus Damri Pilihannya
Apapun pilihannya mau kemana, sebenarnya semua orang yang bepergian tentu ingin mendapatkan perjalanan yang hemat dan nyaman. Tidak hanya perjalanan menuju ke tempat tujuan liburan saja, melainkan juga menuju ke bandara. Nah, untuk menuju ke bandara, bus damri bisa menjadi pilihan terbaik untuk menghemat biaya perjalanan ke bandara.
Perum Damri merupakan perusahaan angkutan umum milik pemerintah yang saat ini sudah menyediakan berbagai tujuan dari dan ke bandara di beberapa kota besar, seperti Jakarta, Medan, Surabaya, Bandung dan masih banyak lagi yang lainnya. Nah, kamu yang ingin memanfaatkan hal ini tentu harus melihat jadwal terbaru bus damri terlebih dahulu.




Keuntungan Naik Bus Damri
Tentu saja, menggunakan bus damri akan sangat keuntungan yang bisa kamu dapatkan, antara lain:

- Tarif lebih mudah dibandingkan angkutan lainnya
Dengan beragam rute yang sudah ada, menggunakan bus damri dengan tujuan ke bandara atau rute sebaliknya menjadi cara terbaik untuk menghemat biaya dibandingkan dengan harus memilih jenis angkutan yang lainnya, seperti mobil pribadi atau taxi. Hal ini dikarenakan bus damri sendiri memang ditujukan untuk masyarakat umum. Harga yang sudah kamu bayarkan akan menjadi harga final hingga tujuan tanpa ada tambahan biaya lainnya lagi.

- Waktu berangkat cukup fleksibel
Jadwal keberangkatan bus damri yang ada di bandara – bandara memiliki keberangkatan setiap 20 hingga 30 menit sekali. Bahkan ada juga bus damri yang melayani pada pukul 2 dini hari. Bisa dikatakan layanan dari bus damri sendiri hampir 24 jam untuk kamu para penumpang yang ingin pergi ke datu dari bandara. Jadi kamu bisa leluasa memilih jadwal penerbangan karena sudah ada transportasi yang tersedia.

- Perjalanan sangat nyaman tanpa harus ganti angkutan
Untuk kamu yang berangkat dari terminal yang menyediakan bus damri bandara bisa langsung menggunakannya. Bahkan kamu tidak perlu lagi mengganti – ganti angkutan. Hanya dengan menaiki bus damri saja, kamu bisa langsung sampai ke bandara. Bahkan, kenyamanan bus damri sudah sangat baik untuk para penumpang agar nyaman selama perjalanan. Tidak hanya itu saja, kenyamanan akan semakin terasa, saat para pengamen memang tidak diperbolehkan masuk ke dalam bus. Jadi suasananya benar – benar nyaman untuk penumpang.

- Berangkat rombongan lebih seru
Buat kamu yang pergi travelling bareng teman – teman, maka bisa menggunakan bus damri bandara. Kapasitas yang dimiliki oleh bus sangat memungkinkan untuk menampung hingga puluhan orang. Jadinya kamu bisa berangkat langsung bareng teman atau keluarga tanpa takut harus terpisah. Perjalanan tentu akan semakin nyaman dan tidak canggung karena bisa mengobrol dan bersenda gurau selama perjalanan hingga sampai di bandara sebagai tujuannya.

- Harga dan waktu tempuh
Untuk masalah harga bus damri memang sangat hemat. Namun harga sendiri tergantung dari terminal keberangkatan menuju ke bandara. Contohnya saja, terminal Jakarta memberlakukan tarif 40 ribu untuk sekali perjalanan. Namun ada juga yang memberikan tarif mulai dari 55 ribu sampai 75 ribu rupiah. Selain itu, buat kamu yang berangkat dari Shuttle IPB menuju bandara Soekarno Hatta, tidak dipungut biaya sepeserpun untuk naik bus Damri. Maka dari itu, lihat dulu tarif tempuh menuju bandara dari terminal yang kamu pilih.

Untuk waktu tempuhnya sendiri juga tergantung akan terminal keberangkatan. Untuk daerah Jakarta, waktu tempuh bisa berkisar 1 hingga 2 jam setiap terminal. Oleh karena itu, alokasikan waktu lebih awal agar tidak ketinggalan saat boarding pesawat. Alangkah baiknya untuk berangkat 3 atau 4 jam sebelum jadwal keberangkatan pesawat.

Namun saat ini keberangkatan menuju bandara tidak hanya didominasi oleh bus damri dan taksi bandara saja. Ada juga fasilitas lainnya, contohnya di Jakarta dengan bus antar kota, yakni Primajasa yang melayani rute Bandung. Tidak hanya itu saja, sekarang juga sudah ada kereta bandara. Untuk bus antar kota memiliki harga berkisaran 115 ribu hingga 120 ribu rupiah.

Namun bagaimanapun cara kamu menuju bandara ditentukan oleh dirimu. Memilih bus damri menjadi cara terbaik untuk berhemat.


Seberapa penting wanita yang sedang hamil melakukan babymoon bersama pasangannya? Tapi sebelumnya apa sih babymoon itu? Istilah babymoon sebenarnya masih dibilang trend baru, diperkenalkan oleh Sheila Kitzinger, penulis buku-buku tentang kehamilan dan childbirth. Ia menyebutkan babymoon adalah perjalanan romantis bersama pasangan sebelum si kecil lahir, ya kurang lebih babymoon itu seperti honeymoon chapter 2 kali ya. 

Tahun ini kebetulan kami dianugerahi suatu momen paling berharga dan telah lama kami nanti-nantikan, yaitu kehamilan saya dan kelahiran si kecil di bulan Juni yang lalu. 
Artikel pertama mengenai kehamilan adalah tentang babymoon trip yang kami lakukan saat saya mengandung 5 bulan.


Kapan sebaiknya melakukan babymoon? 

Sebenarnya mengenai kapan melakukan babymoon itu tergantung masing-masing individu ibu hamil tersebut, karena kondisi masing-masing tentunya berbeda. 
Percayalah instinct diri sendiri kapan kamu mau melakukan trip tersebut atau tanya ke diri sendiri seberapa penting trip ini untuk saya. 

Saya pribadi, memasuki triwulan kedua atau 2nd trimester, saya merasa diri saya lebih kuat, mual yang biasa hadir tiap sore ( saya tidak mengalami morning sickness tapi afternoon sickness ) perlahan menghilang, dan rasanya badan segar sekali. 
Di periode inilah saya memutuskan untuk jalan-jalan sekejab, tepatnya di bulan Februari, ketika kehamilan saya memasuki bulan kelima, sekaligus valentine and my birthday trip, semua dirapel pada satu trip yang berbarengan.



Pilihlah destinasi yang tepat untuk babymoon!

Babymoon trip kali ini saya memilih mengunjungi negara Malta. Pada bulan Februari negara ini banyak dicurahi sinar matahari dan cenderung hangat, nah ini salah satu unsur penting banget yang saya cari karena tubuh saya memerlukan banyak vitamin D yang tidak banyak saya dapat di Belgia saat musim dingin. 
Selain itu saya sendiri telah mengujungi Malta beberapa tahun sebelumnya, dan pertama kalinya untuk suami saya. Mengunjungi kembali Malta artinya saya tidak perlu greedy untuk explore the country, dan lebih santai revisit beberapa sightseeing spot yang berkesan. 

Tidak serakah saat traveling itu memang agak sulit ya, karena terbiasa dengan frekuensi traveling yang cukup intens, biasanya jam 9 pagi sudah berada di breakfast table, sekarang jam 9 masih leha-leha di bawah selimut dan baru keluar hotel hampir jam makan siang, setelah itu masih mencari restoran dulu untuk brunch, lalu kemudian mulai beraktifitas. Tapi ya anggap saja ini semacam pelatihan karena saat jalan-jalan dengan bayi atau balita pastinya gaya traveling seperti ini akan menjadi rutinitas sehari-hari. 



Destinasi babymoon juga sebaiknya diperhatikan, misalnya apakah destinasi tersebut aman dari penyakit zika, penyakit yang menyerang bayi di dalam kandungan. Negara yang rentan akan virus zika seperti di Karibia dan sepatutnya dihindari. 

Mendapat ijin dari dokter

Pada saat kamu merencanakan babymoon, ada baiknya untuk mengecek kondisi terakhir kehamilan. Jika diperlukan maka dokter juga bisa membuatkan ijin secara tertulis just in case maskapai penerbangan membutuhkan. Tapi biasanya sih kalau kandungan masih di triwulan kedua tidak diperlukan surat ijin tersebut, namun pengecekkan kehamilan itu akan membuat kita pede dan mantap untuk melakukan trip tersebut. 

Jangan lupa membawa vitamin yang biasa dikonsumsi dan juga perhatikan juga asupan makanan, pastikan restoran yang didatangi memiliki review yang bagus dan dapat dipercaya, gak lucu kan kalau tiba-tiba keracunan makanan karena menyantap sea food yang tidak segar. 



But above all, percayalah dengan instinct diri sendiri, dan alert dengan segala kemungkinan, jika badan berkata lelah, maka istirahatlah dan jangan memaksakan diri.
Sekarang setelah melahirkan atau postnatal minggu ke 13, rasanya saya bersyukur sekali memutuskan untuk melakukan babymoon trip yang lalu, pikiran seperti di recharge dan siap untuk milestone berikutnya yaitu begadang jagain bayi hihihi
Walaupun baru usia 13 minggu, kita juga sudah jalan-jalan dengan bayi ke negara terdekat yang kebetulan berbatasan langsung dengan Belgia, negara pertama kita melancong ke kota terdekat di Prancis, lalu ke Belanda dan Jerman. 




Traveling to Berlin With Girl friends

Setiap tahun biasanya saya punya ritual untuk jalan-jalan sama teman-teman perempuan, walaupun punya travel partner setia tapi keknya tetap ya setiap orang harus punya "me time" juga sendiri. The perks of living in Europe, cuman long weekend aja kita bisa terbang jauh dan kalau beruntung suka dapat harga tiket yang murahnya kebangetan. 

Related Posts :
How to Have a Memorable Trip With Your Friends by +Aggy F
Traveling With my Best Friend by +Noni khairani 

Bulan Mei tahun lalu jatah saya pergi sama teman-teman ke Berlin, kita ramai-ramai bertujuh, naik low cost air yang pergi dan pulangnya pagi banget ha ha ha, it s not a big deal untuk semuanya asal nginap nya di hotel bintang 5 dong ya, namanya juga madame yang pergi, suami boleh tinggal di rumah tapi kartunya ikut sama kita ke Berlin :p

Berlin sendiri bukan destinasi baru buat beberapa orang yang ikutan pergi kali ini, tapi demi ada teman yang belum pernah kesana, kita jadi rela untuk jalan-jalan menyusuri sightseeing paling ngetop di Berlin.

Main Attractions

Hopping on off bus jadi penyelamat banget kalau perginya ramean yang isinya cewek rempong semua, daripada naik turun metro atau jalan kaki jauh, mereka lebih rela bayar tiket bus turis seperti ini, gak kenapasan gak keujanan dan tinggal naik dan turun di bus stop yang ada sightseeing spotnya seperti Brandenburg Gate, Berlin Wall, Checkpoint Charlie, Memorial to the Murdered Jews of Europe, Berlin Cathedral, Potsdamer Platz. 






Boro-boro deh mau hunting wall art di Berlin ha ha ha kalau liburan ramean kek gini memang ya susah buat mementingkan diri sendiri, kebiasaan traveling sama suami ya otomatis bakal berubah juga ritme nya, untungnya karena destinasinya saya sudah pernah jadi gak begitu ambisius lagi juga.

Eating till Dropped

Restoran Asia di Jerman itu parah murahnya, masih ada lho menu makanan utama seharga €5, ya tentu ibu-ibu Asia ini senang kan ya. Karena kita tinggal di Eropa, ga dosa juga kan ya nyari makanan Asia, dan bukan saja murah tapi enak parah. 
Sebentar-sebentar masuk restoran walaupun gak lapar juga, dan sebentar-sebentar mampir ke cafe, terus kapan jalan-jalannya ha ha ha



Selama di Berlin tiap malam kita hang out dan fine dine di resto yang lagi hits saat itu di Berlin, ini asli ya niat banget lho nyari resto-resto kekinian di Berlin, one of the reason I love this girls, mereka suka banget nyari hal yang baru buat dicobain, selalu say yes untuk hal baru, I think it s a good sign kan ya.  






Foto-foto Like There's No Tomorrow

Pergi liburan sama teman-teman cewek artinya siap-siap posing like there s no tomorrow, kalau bisa tiap belokkan harus ada foto keluarganya, no problem lah it s a ll about fun kan ya. 

Kalau sudah punya koleksi foto, sayang dong ya gak langsung diposting, nah saya mau kasih tahu nih ya, untuk kamu-kamu yang akan liburan ke Eropa dari Indonesia terus bingung harus beli sim card atau bawa wifi portable dari Indonesia, ya saya saranin sih untuk piliih opsi kedua karena lebih praktis dan gak perlu cari-cari konter penjualan sim card dan setting ini itu. Asyiknya mendarat di bandara tujuan, nyalain portable modem untuk wifi, online deh langsung, easy peasy and no hustle!

Wifi portable rental yang paling kompeten untuk dibawa jalan-jalan ke Eropa adalah Java Mifi yang dapat digunakan lebih dari 160 negara dan terkoneksi dengan 4G Global Wifi. Per harinya hanya seharga Rp.25.000,-  doang, no hidden cost dan modem nya dikirim ke alamat yang kamu pilih dan tinggal kamu kembalikan secara gratis pula.
Daripada foto-foto liburan basi gak ditayangin di sos med, buruan ceki-ceki websitenya dan langsung pesan demi ke-eksis-an mu :-)



Itinerary : Shopping

Yup, kalau pergi sama teman-teman cewek pastinya itinerary yang ada adalah shopping times. Di Berlin banyak banget mall, dan sebagai anak Jakarta tentunya saya suka banget juga lah ya sama mall itu, maklum di Belgia butik bertebaran tapi shopping mall itu jarang banget, kalaupun ada gak se-massive dan se-giant kek di Jakarta. 
Nah di Berlin punya yang namanya shopping malls yang gede-gede banget, dan merek-merek high end ya letaknya bertebaran aja di mall, gak perlu ribet dan gak enakkan kalau harus masuk butik. 

Selama di Berlin kita masuk ke beberapa shopping malls, pastinya yang pertama kali kita masukkin adalah KaDeWe, ini salah satu Dept Store mewah di Berlin yang sudah ada sejak tahun 1907, kalau gak salah masih menjadi Dept Store terbesar di Berlin. 
Lalu mall terbesar lainnya adalah Mall of Berlin, kalau gak salah saya sudah pernah ke Berlin sebanyak 5 kali or so, tapi gak terlalu ngeh dengan hadirnya Mall or Berlin ini, dan ternyata mall ini baru buka tahun 2014, pantesan gak ngeh. Konsepnya asyik deh, agak outdoor dan interiornya menarik banget, lokasinya juga gak jauh dari Brandenburg Gate dan Potsdamer Platz.

Selain KaDeWe dan Mall of Berlin, ada juga Bikini Berlin dan  Galeries Lafayette Berlin. Sayangnya toko-toko di Jerman mayoritas tutup juga sama seperti di Belgia, jadi kalau berencana shopping di Berlin, pastikan tidak berada disana pas hari Minggu yah. 

Gimana dengan kamu, walaupun sudah menikah apakah masih suka traveling bareng teman juga?



Tadi malam kami jumpa dengan kenalan yang pertama kali kami jumpai saat liburan ke Azerbaijan setahun yang lalu, kebetulan mereka lagi road trip dan melewati Brussels, jadilah disempatkan utnuk berjumpa. Sambil menikmati makan malam, we were talking a lot about travel plans of course. Kebetulan mereka sudah pernah ke Indonesia menjelajahi Jawa Bali dan Kalimantan. Dan mereka tertarik untuk kembali lagi ke Indonesia untuk mengunjungi Papua. Ah dan satu lagi mereka nanya-nanya mengenai Pulau Belitung juga, mereka ingin sekali melakukan island hopping dan road trip di pulau Laskar Pelangi ini. Kami bahkan sempat melakukan simulasi mengenai berapa sih harga sewa mobil di Belitung perharinya, dan ternyata sangat reasonable. Saya memang menyarankan untuk sewa mobil melalui rental saja selama traveling di Belitung karena jalanan Belitung itu terawat sekali, tidak macet dan aman. Jadi travel tips dari saya untuk yang mau ke Belitung nih ya, jangan lupa deh untuk cek harga rental mobil yang kamu butuhkan sebelum berangkat karena road trip di Belitung sangat menyenangkan.



Bicara mengenai trip kami ke Belitung sebenarnya adalah salah satu trip impulsif dan last minute plan karena memang tidak direncanakan jauh-jauh hari like we normally do. Trip mudik kami ke Indonesia adalah berlama-lama di Bali lalu kunjungan singkat ke Yogyakarta, setelah itu masih punya 1 minggu sebelum pulang ke Belgia lagi. Punya 1 minggu jatah sisa liburan tapi hanya menetap di Jakarta rasanya sayang, lalu saya coba ceki-ceki peta dan pilihan jatuh ke Belitung mengingat kami belum pernah kesana, harga tiket terjangkau, gak jauh-jauh banget dari Jakarta dan kalau dilihat dari foto-foto di internet pulau-pulau di Belitung kok indah-indah banget ya. 

Hotel 

Tujuan kami ke Belitung adalah ingin menikmati pulau-pulaunya semaksimal mungkin, artinya untuk memudahkan hal tersebut saya mencari hotel di dekat dermaga Tanjung Kelayang dimana kapal-kapal yang disewakan bersandar. 
Jarak dari bandara ke dermaga ini sekitar 30 kilometer atau kurang lebih memakan waktu 45 menit sampai sejam. Jalanan di Belitung itu bagus, rapi dan tidak macet sama sekali, duh rasanya bahagia banget akhirnya bisa ada di dalam kendaraan yang melaju dengan lancar, sehingga kamipun dapat menikmati tiap menit di Belitung dengan berkualitas. 

Pilihan hotel di sekitaran dermaga Tanjung Kelayang tidak begitu banyak seperti di kota, tapi kebetulan saya dapat hotel yang baru saja beroperasi dan lokasinya tepat di depan dermaga. 


Island hopping

Gradasi laut berwarna biru, langit dan udara yang bersih, deretan nyiur kelapa di sisi pantainya, oh man this is the real island we would love to see. 
Dengan bermodal Rp 500.000,- kami menyewa kapal untuk keliling pulau-pulau di sekitar, total ada 5 pulau yang kami kunjungi dan semuanya tidak dengan terburu-buru, kami beruntung bertemu dengan pemilik kapal bernama Kuncit yang sekaligus nahkoda kapal tersebut, bersama kakaknya mereka sangat sabar menemani dan menunggu kami bersantai di masing-masing pulau yang kami kunjungi. 





Pulau-pulau yang sempat kami singgahi adalah Pulau Pasir, Pulau Batu Berlayar, Pulau Lengkuas, Pulau Burung dan Pulau Kepayang. Masing-masing pulau memilik karakternya masing-masing sesuai namanya dan tentunya dengan batu-batu granit raksasa khas Belitung sebagai pelengkapnya. 

Kuliner Belitung

Satu kata untuk kuliner Belitung : Amazing! Only for those delicious food I would love to return in a heartbeat. 





Exploring The Rest of Belitung

Selain panorama pulau dan pantai, Belitung ( tepatnya di Belitung Timur ) juga terkenal akan sosok dua orang terkenal Indonesia, yang satu dari dunia politik yaitu Ahok dan satunya dari dunia sastra dan film yaitu Andre Hirata. Untuk Anda yang ngefans dengan Ahok, terdapat rumah beliau yang dijadikan museum dan bisa dikunjungi oleh umum. 
Diberi nama kampung Ahok,  area rumah yang dijadikan kompleks pariwisata ini selain tentunya terdapat rumah Ahok, juga ada pusat berbebelanja cenderamata. Tidak ada biaya masuk kok.

Belitung juga terkenal akan lokasi film Laskar Pelangi. Novel dan film berjudul sama karya Andre Hirata ini mendapat tempat di hati banyak masyarakat, sehingga banyak turis lokal yang bahkan datang ke Belitung demi napak tilas cerita film dari Laskar Pelangi tersebut.  

Karena letak Belitung yang tidak sampai dua jam dengan pesawat dari Jakarta, bisa-bisa tiap mudik kami melancong ke Belitung nih, lumayan banget menikmati biru-birunya langit dan laut kalau sudah bosan di Jakarta yang hiruk pikuk.



Untuk orang yang lahir dan besar di Jakarta rasa-rasanya kota Bandung tidak pernah kehabisan pesona untuk dikunjungi, dari yang jaman dulu ngetop karena udara dinginnya sampai factory outlet yang ada dimana-mana. Emang deh Bandung itu ga ada matinya ya, sepertinya hanya selang beberapa waktu aja tiba-tiba udah banyak trend baru yang muncul disana, bukan hanya saja tempat hiburan keluarga, bahkan kedai kopi pun bisa jadi alasan untuk selalu ke Bandung.
Kalau dulu mikirin gimana enaknya menuju ke Bandung dari Jakarta tanpa harus stress kena macet, nah moda transportasi kereta api inilah solusinya. Dengan naik kereta api kita dapat menghindari macet dari Jakarta ke Bandung. Selain itu panorama naik kereta dengan rute ini sangat cantik lho, ga percaya, nih liat foto di bawah ini :

photo via  https://www.instagram.com/sonyarifin/

Tinggal di jaman yang semuanya bisa diakses dari genggaman seperti sekarang, tentunya juga memudahkan mengatur perjalanan. Beli tiket kereta api sudah tidak perlu lagi ngantri di stasiun kereta, tinggal buka aplikasi dari smart phone, cek jam keberangkatan, simulasi harganya dan click purchase alias langsung beli tiketnya. Gampang banget kan!

Talking about Bandung, walaupun saya belakangan jarang memasukkan Bandung di dalam agenda liburan ( terakhir kayaknya waktu saya jalan-jalan ke Kawah Putih deh ), tapi saya rajin menyimpan destinasi wisata baru di Bandung di bucket list folder saya, anytime ada rencana ke Bandung ya tinggal buka foldernya aja. Kebetulan beberapa destinasi di Bandung yang masih ingin saya kunjungi rata-rata adalah yang menampilkan wisata alam di Bandung Barat dan Bandung Timur.

Sendang Geulis Kaharupan

Pas lihat foto-fotonya di Instagram langsung jatuh cinta sama destinasi yang terletak di Bandung Barat ini. Merupakan mata air yang sangat jernih dan sangat asri, katanya sih letaknya masih agak susah untuk dilewati, mungkin ini salah satu alasan belum banyak turis yang datang berkunjung. Even better dong kalau gitu !

Photo by https://www.instagram.com/amboreynaldi/


Sanghyang Heuleut

Satu lagi pesona alam dari Bandung Barat, Sanghyang Heuleut yang adalah danau kecil di antara kawasan berbatuan, tepatnya berlokasi di Cipatat, Bandung Barat. Selain bisa berenang, lokasinya juga cocok untuk camping.

Photo via 

Curug Sinulang

Setelah dari Bandung Barat, yuk sekarang bergeser ke Bandung Timur, yaitu salah satunya air terjun Sinulang ini. Walaupun jalan menuju air terjun masih sangat primitif, tapi pasti akan puas setelah tiba karena disana terdapat dua buah jalur air terjun saling berdampingan dengan ketinggian mencapai 30 meter.



Taman Batu ( Stone Garden )

Salah satu wisata alam yang menarik perhatian, pada jaman purbakala area ini adalah danau yang kemudian karena keajaiban alam danau tersebut mengering dan meninggalkan hamparan bebatuan yang unik. Bukti peninggalan purbakala di area ini bisa dilihat di situs Goa Pawon, dimana disini pernah ditemukan tengkorang manusia purba berusia 9000 tahun lebih.

Glamping di Lakeside Rancabali

Sampai sekarang saya belum pernah nyobain glamping alias glamorous camping, padahal kan sepertinya nyaman banget dan tetap dekat dengan alam. Nah once I m back to Bandung again, keknya bakalan nyobain glamping di Site Rancabali deh. Pemandangannya langsung ke danau dan dikelilingi dengan kebun teh. Fasilitas menginapnya walaupun judulnya 'nenda', tetap modern punya, lengkap dengan restorannya.



Di Bandung sepertinya memang lagi ramai sekali dengan glamping trend ini, selain di Lakeside Rancabali, ada juga beberapa glamping lainnya yaitu : The Lodge Maribaya, Legok Kondang Lodge, Trizara Resort, Green Hill Park. Tinggal dipilih aja sesuai budge :)


Jawa Timur memiliki banyak sekali tempat wisata yang sekarang sedang naik daun. Mulai dari Banyuwangi, Bromo sampai Batu.
Masing-masing tentunya memiliki keistimewaannya tersendiri, Banyuwangi memiliki pesona pinggir pantai dan laut berombak tinggi, Bromo dengan puncak tingginya yang telah ngetop mendunia, sampai ngadem di kota Batu.

via

Yes, Batu memang terkenal dengan udaranya yang dingin dan paling cocok dijadikan sebagai tempat peristirahatan, apalagi jaraknya tidak terlalu jauh dari kota Surabaya dan banyak transportasi dari Jakarta yang super panas. Hanya berkendara sekitar 2,5 jam dari Surabaya (atau tergantung arus lalu lintas) kita sudah tiba di kota yang memiliki udara sejuk dengan pemandangan yang memanjakan mata.

Perjalanan dari kota Surabaya ke Batu tidak akan pernah membosankan. Ada banyak sekali objek wisata atau keindahan alam yang bisa dinikmati termasuk berhenti untuk wisata kuliner di kota Malang.

Di kota Batu sendiri ada banyak tempat wisata yang saat ini sangat popular untuk keluarga. Ada beberapa tempat yang saya rekomendasikan untuk anda yang ingin berkunjung ke Batu.

1. Museum Angkut
Museum ini memiliki banyak sekali atraksi menarik. Mulai dari Pasar Apung Nusantara, Gangster Town, Runway 27, Presidential Helicopter dan masih banyak lagi. Mengunjungi museum angkut paling pas dengan teman atau keluarga. Selain ada banyak sekali lokasi menarik untuk berfoto, tempat ini juga bisa dijadikan sarana untuk belajar untuk anak-anak.

Museum Angkut - via Debbzie.com

2. BNS atau Batu Night Spectacular
BNS atau Batu Night Spectacular adalah tempat yang paling pas untuk menikmati suasana malam hari di Batu. Di sini ada beberapa wahana yang harus kita coba antara lain : Lampion garden, rumah hantu, bioskop 4 dimensi, Sirkuit Drag Race, dan berbagai macam permainan karnaval. Pokoknya berkunjung ke BNS dijamin gak bakalan bosen.

3. Jatim Park
Gak lengkap kalau ke Malang tanpa mengunjungi Jatim Park yang sudah terkenal sejak dulu. Jatim Park adalah wahana rekreasi dan taman belajar yang jaraknya hanya sekitar 20 km dari kota Malang. Jatim Park terbagi 2 yaitu Jatim Park 1 dan Jatim Park 2. Bedanya kalau Jatim Park 1 adalah taman bermain dan hiburan sementara Jatim Park 2 adalah tempat belajar. Keduanya tentu harus anda kunjungi jika berada di Batu.

4. Air Terjun Coban Rondo
Air Terjun ini termasuk tempat wisata yang terkenal sejak dulu. Air terjun yang memiliki ketinggian 1.135 meter dpl ini memiliki pemandangan yang masih asri dan udara yang sejuk sehingga sampai hari ini masih diminati oleh banyak pengunjung.


Selain 4 tujuan wisata ini sebenarnya kota Batu masih memiliki banyak lagi tempat-tempat wisata menarik seperti rumah kayu, Batu Wonderland, Kawasan wisata Coban Talun dan masih banyak lagi. Rasa-rasanya tidak mungkin kalau hanya menghabiskan waktu satu hari di kota Batu mengingat ada banyak sekali tempat wisata yang menarik.

Jika ingin bersantai untuk menikmati pemandangan atau sejuknya udara di kota Batu ada beberapa hotel di kota Batu Malang yang tentu saja sangat direkomendasikan dan yang bisa disesuaikan dengan anggaran. Cara pembayarannya pun mudah, tersedia pembayaran melalui ATM, kartu kredit, dan cicilan 0%. Selain itu memesan hotel di pegipegi.com juga gak susah sama sekali dan banyak pilihannya. Kita bisa pilih jenis villa di Batu, hotel dan villa murah di Batu. 
Yang paling saya suka tentu saja hotel atau villa dengan pemandangan yang cantik seperti misalnya The Onsen Hot Spring yang menawarkan suasana seperti di Jepang, asli deh keren banget dan jaraknya juga gak sampai 3 kilometer dari Museum Angkut dan Candi Songgoriti. Setiap properti yang terdaftar di pegipegi.com akan diperjelas dengan review para tamu sebelumnya, informasi umum seperti fasilitas yang tersedia, lengkap dengan foto-fotonya. 

O ya setelah berlibur di kota Batu dan menikmati keindahan alamnya, untuk anda yang senang dengan tumbuhan atau bunga-bunga, jangan lupa untuk berbelanja bunga di sini.

Jadi kapan ke Batu?



Bulan madu biasanya identik dengan pengantin baru sebagai momentum usai pesta pernikahan. Biasanya para pengantin ini memang telah menyiapkan budget dan rencana perjalanan menuju destinasi impian bersama pasangan yang baru dinikahinya itu.
12 tahun yang lalu, tepat sehari setelah pesta pernikahan, kami pun pergi berbulan madu ke 5 kota di 3 negara dengan menggunakan lebih dari 8 penerbangan. Kami menghabiskan waktu 3 mingguan untuk berbulan madu. Walaupun telah hampir 12 tahun berlalu, tiap wedding anniversary pun kami menghabiskan waktu tepat di tanggal anniversary untuk pergi jalan-jalan, ya anggap saja mengulang momen bulan madu yang kesekian kalinya.

Banyak orang yang bilang kalau honeymoon itu buang-buang uang saja, husssh itu pendapat kuno, menurut pengalaman kami justru honeymoon itu semacam investasi kejiwaan untuk bisa melatih kepekaan diri terhadap pasangan, sehingga ikatan emosional suami istri yang telah terbentuk bisa lebih erat lagi hubungan. Apalagi untuk mereka yang baru selesai pusing mengurus pesta pernikahan, mumet dengan segala ritual, tradisi, ngadepin keluarga yang banyak maunya dan tetek bengek lainnya, pastinya trip berduaan ke destinasi impian bikin relaxing banget.
Salah satu kunci agar honeymoon trip itu sukses adalah dengan membuat anggaran keuangan, semuanya harus dipikirkan dengan baik dari jauh-jauh hari, sehingga dengan budget terbatas sekalipun perjalanan akan tetap menyenangkan tanpa bikin kantong dompet tercekik apalagi harus berhutang which is a big no no.

Jika ada satu destinasi yang masih berada di bucket list untuk kami kunjungi adalah negara Maldives. Siapa yang ga pernah dengar mengenai romantisme negara yang sebesar 95% wilayahnya terdiri atas perairan ini! Pastinya cocok banget untuk para honeymooners atau seperti kami, the romantic seekers.

Kenapa Maldives begitu sempurna dan difavoriti banyak orang Indonesia sebagai destinasi berbulan madu? Coba lihat foto-foto di bawah ini, semoga telah menjawab pertanyaannya ya!








Things you need know about traveling to Maldives :

  1. Tidak diperlukan visa untuk para pemegang paspor Indonesia
Jadi untuk kita pemegang paspor hijau alias paspor Indonesia, jika ingin ke Maldives tidak perlu mengurus visa jika ingin bepergian ke negara republik yang terletak di Samudera Hindia ini. Nah untung banget kan, budget ngurus visanya bisa dipakai untuk hal yang lain deh!

  1. Maldives adalah negara muslim terkecil
Fakta mengenai Maldives adalah negara musim ini memudahkan Anda juga yang harus mengkonsumsi makanan halal karena dipastikan sangat mudah dijumpai restoran yang menjual makanan halal

  1. Durasi penerbangan yang relatif singkat
Antara Jakarta ke Male, ibukota Maldives, banyak maskapai penerbangan yang menghubungkan kedua kota ini. Durasi penerbangannya juga relatif singkat, kurang lebih sekitar 7 jam, termasuk transit di kota tetangga seperti di Singapore atau Kuala Lumpur sekitar 1 jam-an

  1. Pilihan akomodasi yang bervariasi
Maldives memiliki ribuan tempat penginapan yang disesuaikan dengan kantong para turis yang berkunjung ke negaranya, apakah Anda dan pasangan adalah tipe yang senang berpetualang atau yang mau leha-leha di resort di tengah laut, semua bisa disesuaikan dengan budget yang Anda miliki.

Prioritas budget yang sangat penting untuk dianggarkan saat honeymoon adalah tiket pesawat dan hotel selama di Maldives. Apalagi kesannya tempat penginapan di Maldives itu mahal sekali, padahal sih faktanya sejak tahun 2009, pemerintah Maldives telah mengumumkan bahwa pulau lokal juga bisa menerima wisatawan dengan layanan tersedianya layanan hotel dan guest house.

Dengan memesan tiket pesawat dan hotel dalam satu paket bulan madu ke Maldives, dipastikan Anda akan mendapatkan harga yang lebih murah, dan tentunya lebih praktis karena selesai dalam satu waktu. Anda juga dapat mensimulasi berapa sih budget yang harus disiapkan karena keduanya dapat dimodifikasi untuk mendapatkan kombinasi yang sesuai dengan apa yang Anda inginkan.

See? Berbulan madu ke Maldives pastinya bukan impian belaka ya, banyak cara menuju ke Maldives karena banyak paket berkantong ramah untuk para honeymooners atau siapa saja yang ingin getaway ke destinasi romantis favorit ini.



Travel Tips for A Perfect Disneyland Paris Trip




Me and my girl friends were just back from Disneyland Paris,  I thought I would put together my top 8 tips to make your day at Disneyland Paris as enjoyable and stress free as possible.


1. Book Your Entrance Tickets in Advance
Book your trip direct through the Disneyland Paris website, they offer park and accommodation packages, however you can also purchase only the park tickets and then you arrange your accommodation separately ( we booked our accommodation separately from booking.com )
Be sure you buy the park entrance tickets before you arrive because you will pay far more if you buy on the day.
If you have a plan to visit for more than 4 days then purchase the annual pass, it might work out cheaper. 

⇨ An extra useful information for you, if you buy an entrance ticket of Disneyland Paris from Voyagin, you will receive 27% discount off from the official rate, it s absolutely a good bargain for you and the whole family. 
And this is the highlight of buying the Disneyland ticket from Voyagin : 
- Skip the 2 hour long queues with this e-ticket
- E-Ticket: no printing of tickets required, just show your ticket on your phone!
-  Add on a ride on the Disneyland® Paris Express shuttle
-  Open date ticket: book now and go anytime until January 1, 2020!

2. What to Wear and What to Bring
In Disneyland you will have to walking a lot and waiting around, so wear comfortable shoes. You can also hire a buggy if you bring children, also is a good way to put your bags, coats, souvenir bags, etc.

Remember to check the weather forecast, so you know what to pack. 
Leave your selfie stick at home or your hotel because it s not allowed in Disneyland Paris. 


3. Plan your trip and what you wan to see in advance
Disneyland Paris has 2 parks : Disneyland Park and Walt Studio Park, every park has their own attractions. To make your visit more efficient and easier, you have to plan it what you want to see and experience. 
Print the map from the website and check out the schedules. 
If you have a smart phone or tablet with you, then download the official Disneyland Paris app. 
You will find everything about the Parks on it, from character meeting points, rides, shops, restaurants, where the shows are, opening times and waiting times for rides, where to get on/off the little train that takes you around the park and also where the first aid points/toilets are! Very handy.

To avoid such a massive traffic in the parking, come around 09:00 AM.

Arrive early to avoid a hectic traffic in front of the parking ticket box


4. How to reach Disneyland Paris from Paris 
Disneyland Paris is located around 32 km East of Paris. The fastest way to get to Disneyland Paris from Paris centrum is to take the RER A train. 
Train in France is reliable and run frequently so you could reach Disneyland for about 35-40 minute trip to “Marne-la-Vallée / Chessy” station from Paris centrum, right at the gates of Disneyland Paris.

Disneyland Paris has a transfer option from the airports (both Charles de Gaule and Orly), Magical Shuttle Airport Bus takes you from the Paris airports straight to the heart of the magic, the prior reservation through their website is a must.

5. Dressing Up and Birthday
Disneyland knows how to treat and spoil their visitor. If you coming with someone who is birthday, then don't hesitate to go to Guest Services counter and tell them, the birthday person and their family will receive a special birthday sticker and name tag. 
The costumed characters are on the lookout for these badges, and will go out of their way to accommodate birthday boys or girls during their meet-and-greet sessions.

In Disneyland you will see a lot of kids who dressing up as their fave character, why dont you spoil you kids too?  Kids dressing up seem to get lots more attention from disney characters and if kids dress up as snow white they don't have to queue for snow white ride, same for peter pan and other characters.

dressing up like the favourite character


6. Eat and Drink in Disneyland
Forget about a culinary level while you are in Disneyland, you eat because you have to eat and the same as many as other theme park, Disneyland has a reputation for being a very expensive place to eat and drink, however that fact is not absolutely correct because I still can find many menu with reasonable price. 
I had my late lunch in Planet Hollywood, €15 for a giant burger with french fries and salad, though it was not a high price for what you get, a good bargain instead. 

Drinking water is readily available from water fountains throughout the park on hot days. Like most of Western Europe, the water is clean, fresh and perfectly safe to drink





7. Shop till dropped
There is a lot of souvenir shops in Disneyland Paris with the same collection items. I advice you to shop after you finish your time in Disneyland, so you don't have to carry them around with you all day. The shops on Main Street are open for an hour after closing time.
Even if you don't buy anything, you still have to visit those shops and boutiques as Disney refer to them, are just really nice places to explore, full of whimsy and charms.


Souvenir shop in Disneyland Paris


8. Dont missed the Parade
Disney really know how to put on a show and Disney Magic on Parade is on at 5pm every day, definitely not to be missed. Make sure you get to a viewing point in good time to get the best view.

Parade in Disneyland Paris

Parade in Disneyland Paris

Parade in Disneyland Paris