The European Christmas Markets

By 5:19 PM , , , , , , , , , , ,


You better watch out
You better not cry
Better not pout
I m telling you why
Santa Claus is coming to town

Lagu kebangsaan “Santa Claus is coming to town” ini pasti kerap terdengar menjelang bulan Desember tiba, dimana hari raya Natal yang ditunggu-tunggu oleh kaum Nasrani kelak kembali hadir.
Jika di tanah air perayaan Natal ramai diadakan di pusat perbelanjaan sampai dengan pelataran gereja, maka di Eropa perayaan Natal diramaikan dengan hadirnya pasar malam Natal atau sering disebut Christmas Market.
Walaupun Desember adalah bulan nya musim dingin di benua Eropa, dimana cuaca bisa menembus angka minus derajat celsius, namun kemeriahan, kehangatan karena berkumpul bersama kawan dan keluarga sambil menikmati makanan yang hanya hadir saat Natal, menjadi alasan tersendiri mengapa Christmas Market di Eropa kerap menjadi acara ritual tahunan yang ditunggu-tunggu.
Tradisi pasar Natal dimulai di tahun 1300-an di seluruh daratan yang berbahasa Jerman, di mana sebelum Natal para pengrajin, pemahat, pembuat keranjang, pembuat mainan kayu, pembuat kue dan roti mendapatkan ijin untuk membuka gerai di market place untuk menjual hasil kerajinan dan produksi mereka. Kebiasaan ini terus berlanjut setiap tahun yang akhirnya menjadikan tradisi sebelum Natal. Dari awal mulanya, Pasar Natal mementingkan kenyamanan pengunjung. Oleh karena itu, dijualnya roasted almond, kacang-kacangan, chestnut menjadi bagian dari Pasar Natal.

Berikut beberapa kota besar di Eropa yang sempat saya kunjungi dimana mereka terkenal akan Pasar Natalnya.

Winter is the time for comfort, for good food and warmth, for the touch of a friendly hand and for a talk beside the fire: it is the time for home.” Edit Sitwell






Budapest – Hungaria

I ll be back” itulah gumam saya dalam hati saat hari terakhir harus meninggalkan kota Budapest. Sebegitunya indah dan memukaunya kota ini, sama persis seperti review-review di guide book yang saya baca sebelum keberangkatan saya kala itu. Yang mengatakan Paris adalah kota romantis di dunia, pasti belumlah menginjaki kaki di Budapest, sepertinya opini saya ini tak bisa disalahkan, tahukan Anda bahwa Budapest juga disebut sebagai Paris dari Timur?
Budapest yang merupakan ibukota negara Hungaria adalah gabungan dari dua wilayah kota yang dibatasi oleh sungai Danube yaitu kota Buda dan kota Pest.

Sangat mudah menentukan mana yang Buda dan mana yang Pest, Buda terletak di dataran lebih tinggi 500 meter di atas permukaan laut, sementara Pest terletak di dataran lebih rendah, dulunya adalah kawasan pemukiman penduduk di tepi sungai.
Walaupun udara dingin yang menyengat kala itu , namun kota Budapest bukanlah kota mati saat musim dingin tiba, terlebih menyambut hari raya Natal dimana kota ini berbenah mencantik diri. Di alun-alun Vörösmarty Square diselenggarakan acara tahunan Christmas Market yang tertata rapi dimana setiap counter nya menjual segala sesuatu yang bercita rasa Hungaria, seperti berbagai macam makanan khas, bakar-bakaran ala Hungarian Barbeque , hot wine sampai dengan pernak pernik rumah tangga, aneka ragam mangkuk, cangkir dan piring cantik yang terbuat dari keramik dan diberi lukisan warna warni.
Yang menjadi favorit saya adalah roti goreng Hungaria atau lángos, roti goreng ini saat penyajiannya diberikan keju ataupun saus karamel sesuai selera Anda.


Pasar ini sendiri mulai ramai dari pukul 3 sorean sampai tengah malam, dipenuhi bukan saja oleh orang lokal tapi banyak juga wisatawan dari negara Eropa lainnya yang memang sengaja datang berkunjung khusus untuk menghadiri pasar kaget ini, tak heran jika sepintas terdengar ada group yang berbicara dalam bahasa Jerman, bahasa Prancis ataupun bahasa Inggris dengan aksen kental British.

Facts About Budapest
1. Mata uang: Forint ( HUF )
2. Kode telepon : +34
3. International Airport: Budapest Ferihegy International Airport
4. Stasiun kereta utama: Budapest Keleti Train Station
5. Where to Stay
Boscolo Hotel
Erzsebet Krt. 9 – 11, Budapest

Corinthia Hotel Budapest
http://www.corinthia.com/en/Budapest
Erzsebet krt 43 – 49, Budapest




Brussels – Belgia

Sebagai ibukota Belgia dan juga homebase dari Komite Uni Eropa, Brussels (dalam bahasa Perancis disebut: Bruxelles) terlihat harus selalu cantik dan mempesona. Secara resmi daerah ini merupakan daerah dwibahasa dimana Bahasa Belanda dan Bahasa Perancis merupakan bahasa resmi.
Sebagai kota dengan warisan arsitektur kuno, Brussels memiliki peninggalan gedung-gedung tua. Adalah Grote Markt atau Pasar Besar dalam bahasa Indonesia nya adalah alun-alun yang merupakan jantung kota, disinilah berlokasinya gedung-gedung megah nan kuno yang dilansir berdiri sejak abad 17-18. Sesuai namanya yang adalah Pasar Besar, memang disinilah merupakan pusat jual beli penduduk lokal dahulu kala, sampai saat inipun tradisi berkumpul di pusat Grote Markt masih dilakukan warga Brussel sambil menenggak segelas bir asli Belgia .
Menyusuri jalan kecil persis di sebelah Town Hall atau Balai Kota akan dijumpai patung perunggu Everard ‘t Serclaes, beliau adalah pahlawan Brussels yang tewas pada abad ke 14. Dengan mengelus patung ini diyakini akan membawa keberuntungan dan akan kembali lagi mengunjungi Brussels di kemudian waktu. Di lokasi ini juga ada Prasasti Peringatan untuk Charles Buls dan para pendiri Grand Place yang dibuat oleh Victor Horta dan Victor Rousseau. Terpisah dua blok saja maka didapati patung legendaris Mannekin Pis, patung seorang anak kecil sedang pipis. Patung Mannekin Pis merupakan salah satu icon wisata kota Brussels.

Grand Palace merupakan kawasan kota tua di Brussels yang mulai didirikan pada abad ke 11 dan ditetapkan oleh Unesco sebagai salah satu situs warisan dunia (Unesco World Heritage).
Banyak kegiatan yang diselenggarakan di area alun-alun nya kota Brussels ini, secara rutin tiap tahun pada musim panas diadakan Brussels Summer Jazz Festival, dan pada musim semi tiba, diselenggarakan Pameran Flower Carpet yang mempesona dan saat bulan Desember, Grand Palace pun ramai dipenuhi dengan acara ritual Christmas Market.
Alun-alun yang memang pada dasarnya telah cantik, ditambah dengan ribuan lampu warna warni yang menerangi setiap details interior bangunan-bangunannya. Pohon Natal segar raksasa berdiri tegak di tengah-tengah alun-alun. Atmosfir Natal semakin meriah dengan hadirnya ice rink dimana mulai dari anak-anak kecil sampai dengan orang berumur menikmati permainan ice skating disana.



Makanan yang tampak mendominasi dijual adalah beragam frituur atau olahan daging yang digoreng seperti sate goreng, perkedel goreng yang disantap lezat bersamaan dengan Pomme Frites atau kentang goreng asli. Tahukah Anda bahwa kentang goreng yang lebih terkenal dengan French Fries sesungguhnya berawal mula dari negara Belgia dan bukan Prancis seperti namanya? Untuk menu pencuci mulut, tentu jangan lewatkan menikmati waffle hangat dengan beragam topping, waffle Belgia yang terkenal di seantero jagat memang cocok dinikmati saat masih hangat, favorit saya adalah waffle dengan topping coklat, karena lagi-lagi keunggulan Belgia lainnya yang merupakan negara coklat terkenal.

Facts About Brussels
1. Mata uang: Euro €
2. Kode telepon : +32
3. International Airport: Brussels International Airport – Zaventem
4. Stasiun kereta utama: Brussels Central Train Station atau Brussels South Train Station untuk melanjutkan perjalanan dengan kereta api International ke Paris & London
5. Where to Stay :
Brussels Marriott Hotel
‪Rue A. Orts 3-7 / Grand Place | Brussels, Brussels 1000, Belgium

Novotel Brussels Centre
‪Rue de la Vierge Noire 32 | Brussels, Brussels 1000, Belgium




Vienna – Austria

“No kangaroo in Austria” banyak tertulis di kaos-kaos suvenir yang dijual di toko oleh-oleh di Vienna. “Austria” memang sekilas terdengar “Australia” begitupun sebaliknya, oleh karena itu istilah tersebut sangat ngetop ditemukan di tulisan pernak pernik suvenir. Vienna atau kadang disebut Wina merupakan ibukota dari Austria. Arsitektur Roman dan Baroque pada bangunan-bangunan tua membuat kota ini terkenal akan kecantikkannya, walaupun tua tapi tak dimakan usia, mungkin ini yang dinamakan orang everlasting beauty. Pilar-pilar besar berwarna putih yang terlihat pada Parliament House dan Volksteater semakin memperkuat karakter dari bangunannya.

Adalah Schloss Schonbrunn yang merupakan istana musim panas sang raja Austria, setiap mata yang melihat pasti akan berdecak 'wow' karena exterior bangunan yang menggagumkan ditambah dengan taman yang mengelilinginya menambah bonus estetika keindahannya. Patung-patung kuda, patung lelaki dan wanita romawi tersebar di setiap sudut taman yang terawat indah, belum lagi air mancur nya. Tak heran karena sejarah nya, bangunan yang berarti “beautiful spring” ini memperoleh label dari UNESCO sebagai World Heritage Site.
Menelusuri kota tua Vienna memang lebih menyenangkan dengan berjalan kaki, tour dari satu istana ke istana lainnya adalah hal yang jamak dilakukan para wisatawan saat berada di kota ini, tak jauh dari Schloss Schonbrunn, maka Anda akan menemukan istana berikutnya Belvedere Palace, saat ini istana yang konon merupakan tempat tinggal Raja Austria yang terkenal Prince Eugene of Savoy, berubah fungsi menjadi Museum Österreichische Galerie Belvedere.

Untuk sebagian orang, berada di Vienna sambil mendengarkan musik klasik adalah impian. Tak berlebihan rasanya bermimpi seperti itu, karena Vienna adalah surga musik dunia. "Saatsoper”, "Volksoper" , "Theater an der Wien" adalah sedikitnya nama gedung opera yang wajib dikunjungi dan dikagumi.
Act like an Austrian if you are in Austria, Anda bisa menyewa kereta kuda beserta sang kusir yang memakai pakaian khusus seperti pada masa pertengahan yang membawa para raja dan keluarganya mengelilingi kota tua Vienna, rute nya tergantung berapa menit atau jam kita membayarnya, minimal 20 menit dengan biaya €40 per kereta kuda. Sang kusir telah menyediakan selimut hangat di dalam kereta untuk penumpang sehingga merekapun merasa nyaman dan siap untuk mengitari kota tua seperti layaknya anak raja. Pernak pernik berwarna hijau, merah dan emas terlihat di kereta sebagai dekorasi memeriahkan hari Natal.


Dari pertengahan November sampai Natal, kota Vienna berubah menjadi pasar Natal penuh magis. Aroma Natal mulai tercium dari beragam roti dan kue-kue kering yang fresh from the oven. Paling tidak tercatat ada 150 stand tersebar, dimana masing-masing stand menawarkan barang dagangannya sendiri. Ada stand yang khusus menjual pernak pernik kado Natal, stand dekorasi pohon Natal, stand permen sampai dengan stand minuman hangat ikut meramaikan. Pepohonan asri yang ada di sekitar area pasar Natal didekorasi dengan berbagai lampu warna-warni. Yang menarik perhatian saya adalah stand khusus yang menjual lilin dengan berbagai wangi-wangian, tak pelak saya membeli banyak duftkerzen dengan wewangian kayu manis yang khas, sebagai buah tangan untuk kerabat di tanah air.



Dan karena Vienna adalah kota musik klasik, and what would Christmas be without carols? Program paduan suara anak-anak yang melantunkan lagu-lagu Natal dilaksanakan setiap sorenya di atas panggung hiburan.


Facts About Vienna
1. Mata uang: Euro €
2. Kode telepon : +43
3. International Airport: Vienna International Airport
4. Stasiun kereta utama: Vienna Central Station / Wien Hauptbahnhof / Wien Hbf
5. Where to Stay
Hotel Bristol Vienna
‪Kaerntner Ring 1, Vienna 1015, Austria
http://www.bristolvienna.com

Holiday Inn Vienna City
‪Margaretenstrasse 53, Vienna 1050, Austria
http://www.holidayinn.com


Note:
Budapest, Brussels, Praha, Vienna adalah kota besar yang termasuk dalam negara Schengen, visa Schengen wajib diurus sebelum keberangkatan di kedutaan salah satu negara tersebut.

You Might Also Like

3 comments

  1. waaaa....blog post ini bikin aku rindu suasana natal di Eropa. Benar2 terasa sekali, dengan hiasan2 dan lagu natal. Orang2 yang sibuk belanja kado natal, huhuhu. I miss Europe. Such a great post !

    ReplyDelete
  2. Budapest kue natal mantap mantap :-D

    ReplyDelete
  3. Dan sebentar lagi Christmas!!
    Tahun ini ga kesampaian natalan di Eropa, semoga tahun depan bisa. Lihat foto2nya jadi makin ingin kesana X)

    ReplyDelete

Friends, Thank you so much for reading + supporting my blog, and for taking the time to leave me a comment.
Your comment support truly means so much to me.
Have a lovely day! xo, Jalan2Liburan