Interviewed by Pradha Magazine - 'Your Guide to East' Magazine

By 9:50 PM , ,



Follow their twitter @pradhamagazine , for an update



  • Halo Mbak Febbie, apa kabar nih? Sekarang lagi sibuk ngapain aja?
Hallo, kabar baik, terima kasih :)
Sehari-hari saya sibuk sebagai istri dan urusan rumah yang menjadi prioritas utama hidup saya. 
Saat ini saya sedang menyiapkan diri untuk
traveling bersama media team ke Norwegia besok pagi dan persiapan perjalanan ke Indonesia di bulan Maret.
Selain itu, sehari hari saya menyibukkan diri dengan menulis travel articles dan menyelesaikan buku travel perdana saya beserta 2 teman perjalanan lainnya.

  • Mbak Febbie asli Maluku ?
Darah yang mengalir memang Maluku, namun kami dilahirkan di kepulauan Jawa, saya sendiri lahir dan besar di Jakarta.

  • Bisa diceritain ga latar belakang Mbak Febbie, soalnya kan kalau diliat-liat nih namanya ada unsur “Lawalata” nya? Apa masih kerabat ama Oscar Lawalata? 

    Heheheee sesama Lawalata pasti kerabat :)


  • Sejak kapan mulai kenal yg namanya Traveling, Mbak?
Keluarga besar saya adalah keluarga pejalan, Almarhum ayah saya adalah pelaut di kapal minyak yang telah mengenalkan saya dengan “dunia” sejak saya kecil, setiap saat beliau mengirimkan saya kartu pos dari mancanegara & dan dengan rajinnya saya menyimpan perangko yang tertempel di kartu pos itu. 
Kartu pos tersebut ada yg dikirim dari negara Libya, Norwegia, puluhan kota di Amerika, Iraq, Israel dan masih banyak lagi. 
Saat itu saya hanya bisa 'picturing' bagaimana bentuknya negara-negara tersebut. Tapi siapa sangka, dari hasil membayangkan tersebut, bagaikan mantra, saya pun berhasil menjejakkan kaki dan berada di kota-kota dimana Ayah saya pernah mengirimkan kartu pos tersebut.

Lalu kakak2 saya pun ada yang bekerja di maskapai penerbangan, setiap kali beliau melakukan business trips di Australia dan Eropa, saya pun gak sabar mau melihat foto2nya. Mungkin sejak saat itulah saya sudah tertarik dengan dunia perjalanan.
Eh dapat pula jodoh yang passion nya pun di dunia traveling, lengkap sudah rasanya :)


Dan sampe saat ini udah ninggalin jejak dimana aja sih?

Wah malu lah, masih piyik banget, jika dari jumlah negara, ada 39 negara yang sudah saya kunjungi, jauh tertinggal dari suami yang sampai saat ini telah mengunjungi 54 negara. Psstsss jumlah total negara di dunia ada 200 an lho :)



Dan kalau di Indonesia Timur Yang Paling Berkesan di kota mana dan kenapa?

Yang paling berkesan sampai saat ini adalah Kepulauan Kei di Maluku. Kebetulan di pulau ini saya dan suami menghabiskan bulan madu, sejauh ini, pantai Ohoidertawun di Kei kecil adalah pantai terbaik yang pernah kami kunjungi. 
Bahkan Fiji dan Miami pun gak ada apa2 nya jika mau dibandingkan.
Walaupun akomodasi yang ada di Kei kecil jauh dari kata mewah, but who cares? The stunning nature that is counts :)


Pertama kali menginjakkan kaki di timur Indonesia itu kapan? Dalam rangka pulang kampung kah? Atau yang lainnya?

Pertama kali ke Sulawesi Selatan dan Toraja, kurang lebih 10 tahun yang lalu. Karena saya masih ada keluarga di Makassar dan keinginan saya untuk berada di Toraja.


Apakah masih ada kerabat / keluarga yang stay di Ambon atau kota lain di Indonesia Timur?

Masih, ada keluarga yang hijrah dari Jakarta dan tinggal di Makassar, Ambon. Mereka berada disana karena kewajiban pekerjaan.


Sekarang kan Mbak udah stay di Negara orang bareng suami, kalau boleh tau nih ya… Paspornya masih berlogo garuda atau udah ikut suami? :D

Garuda dan gak akan pernah berubah:)
Saya menikmati menjadi orang Indonesia, disana saya dilahirkan, disana pula kelak saya akan menghabiskan hidup bersama keluarga kecil saya.

Sinar matahari yang bisa dinikmati gratis sepanjang tahun, wah saya gak mau kehilangan hal mewah seperti itu. Ini saya ngetik sambil ngelihat salju di luar jendela, udara dingin sampai ke tulang:D

Ada yang sering bertanya, “gak ribet apa jalan2 mesti ngurus visa ini itu?” ah saya sih udah biasa lah, malah seru karena saat mengurus visa dan berhadapan dengan para pihak kedutaan negara yang kelak didatangi, bagi saya sudah menjadi bagian dari traveling itu sendiri. 

Seperti contoh, saat saya mengurus visa negara Serbia, ternyata staff yang bekerja bisa bahasa Indonesia karena dia pernah bertugas selama 7 tahun di kedutaan besar Serbia di Jakarta, yang ada kita ngobrol deh :-)

Bagaimana dengan tanggapan suami Mbak yang kebetulan bukan WNI ?

Suami saya itu lebih Indonesia daripada orang Indonesia sendiri , ada gak orang Indonesia yang kemana-mana bawa peta Atlas Indonesia ? Nah itu ritual suami saya kemanapun dia pergi pasti ada atlas Indonesia di tas kerja nya. Entah sudah berapa orang Belgia yang dihasutnya untuk menghabiskan liburan mereka di tanah air saya & they really go to Indonesia.

Nah, kalau di Negara tempat tinggal sekarang, ada juga ga sih komunitas / kegiatan sesama orang Indonesia yang rutin? Kalau iya, boleh diceritain ga?

Di KBRI Brussels rutin diadakan arisan, kebaktian oikumene setiap hari Minggu untuk yang nasrani, pengajian untuk yang moslem. Setiap hari raya pun ada acara perayaannya, siapa saja diperbolehkan untuk hadir .


Kangen Indonesia ga, Mbak? Khususnya Indonesia bagian Timur? Kalau iya, yang kadang dikangenin, apanya nih? Dan cara melepas kangennya gmn?

Selalu kangen, biasanya makanannya, keluarga, teman-teman, pantai dan sinar matahari hehehe 
Saya beruntung bisa paling tidak 2 kali dalam setahun untuk 'mudik' untuk melepaskan rindu, lagipula ada restoran Indonesia kok di Belgia, atau kalau mau usaha dikit ya ke Belanda aja, restoran dan toko Indonesia ada dimana2.


Menurut Mbak, pariwisata Indonesia gimana?

beyond words” , bisa-bisa saya nulis novel disini kalau mau cerita bagaimana keindahan pariwisata Indonesia itu.
Indonesia tuh punya semuanya, gak percaya?
Mau ke Maldives, ada Karimun Jawa.
Mau ke Palawan, ada Raja Ampat
Mau ke Bora Bora, ada Seram
Mau ke Kilimanjaro, ada Puncak Cartensz, Semeru,Kerinci, tinggal pilih deh ya
Mau safari di Kenya, ada Baluran National Park
Belum lagi tradisi, kultur, budaya, kuliner yang tiap daerah tawarkan, gak ada habisnya untuk di explore. Keramahan penduduknya, senyum manis mereka, rasanya tak ada alasan untuk tidak menjelajahi Indonesia.

Kalau Mbak dapat kesempatan buat berwisata di timur Indonesia, mau kemana aja? Sebutin at least 5 tempat deh yg mau banget dikunjungi dan kenapa?

Yah kenapa hanya boleh 5 ? hehehe
1. Flores Overland (Red: Sudah terlaksana bulan Maret 2013 lalu)
2. Bau Bau & Wakatobi (Red: Sudah terlaksana bulan Maret 2013 lalu)
3. Keseluruhan Maluku 
4. Raja Ampat & Baliem Valley
5. Gorontalo , Kepulauan Togean
Kenapa mau dikunjungi ? Saya malu ngaku orang Indonesia tp belum pernah mengunjungi tempat-tempat tersebut. Semoga yang No 1 dan 2 bisa saya kunjungi paling cepat bulan Maret mendatang. Doakan yah :)

Apa rencana traveling Mbak Febbie di tahun 2013 ini ? Ada bucket list nya gak ?

Setiap awal tahun saya memang membuat rencana traveling, mau kemana aja, jadi dengan demikian lebih terencana, ya rencana ngurus cuti, ya rencana untuk menabung.
Kebetulan besok (29 Januari 2012), saya akan berangkat ke Norwegia selama 5 hari, ada undangan dari pihak Norwegian Seafood Council. Kalau trip yang ini kebetulan last minute yang gak tercantum di bucket list 2013.

Lalu dari bulan Maret – Mei, saya dan suami berencana untuk melakukan perjalanan ke Flores, Makassar & Toraja (karena suami saya belum pernah ke Toraja), Wakatobi dan jika masih ada waktu kami akan mengunjungi Padang.

Bulan Juli saya akan berangkat ke Portugal bersama kawan travel blog juga, lalu bulan Agustus ada undangan pernikahan di Florence, Italia.

Lalu setiap tgl 8 Desember yang merupakan tanggal ulang tahun pernikahan kami, kami memiliki ritual untuk berada di suatu kota/negara baru yang belum pernah kami kunjungi, jika Tuhan berkenan, kami ingin berada di Cyprus pada tgl 8 Desember mendatang.


Last but not least nih, Buat Mbak Febbie dan suami sendiri, Traveling itu apa sih? Dan apa yg udah kalian dapat dari traveling?

Traveling itu bagai asmara yang bikin candu,selalu bikin rindu, entah ada magnet apa.
Yang pasti Traveling banyak merubah hidup saya, kemiskinan di India membuat saya lebih bersyukur akan hidup yang saya miliki sekarang.Berada di ex war zone, Sarajevo,Bosnia Herzegovina membuat saya menghargai perdamaian. Berada di kota Amman, Jordania mengajarkan saya untuk lebih bertoleransi.


Ada ilmu baru yang tak tertuliskan yang saya terima ketika saya melakukan perjalanan, saya hanya harus membuka mata, melihat dengan hati nurani dan menikmati perbedaan. Tuhan menciptakan dunia indah ini bukan untuk kita sia-siakan, inilah privilege kita sebagai manusia, maka nikmatilah! :)




You Might Also Like

0 comments

Friends, Thank you so much for reading + supporting my blog, and for taking the time to leave me a comment.
Your comment support truly means so much to me.
Have a lovely day! xo, Jalan2Liburan