Ramahnya Orang Irlandia

By 2:33 PM , , , ,

Wishing you all the luck of the Irish! 
Happy St Patrick's Day!🍀



Jadi ya mumpung hari ini ramai dengan perayaan St Patrick Day yang dirayakan dengan meriah di Irlandia, saya jadi ingat akan suatu cerita waktu saya ke Dublin akhir tahun 2014 lalu. Baru juga tiba di imigrasi Dublin airport, saya langsung memiliki pendapat kalau orang Irlandia itu ramah dan sangat membantu. Dari staf imigrasi yang sangat hangat menyambut sampai ke supir bis yang saya gunakan menuju ke pusat kota dari bandara. 

Pendapat saya mengenai orang Irlandia yang ramah ini ternyata bukan pendapat instant saja, ternyata hari demi hari selama saya di Dublin ya pendapat saya memang sama adanya. 

Bukan saja ramah, tapi sepertinya orang Irlandia masih banyak yang jujur, I mean this is Europe gitu lho. Di terminal keberangkatan bandara Dublin, banyak banget counter yang menjual air minum botolan, tertera harga €1 per botolnya, saya perhatikan ini counter kok gak ada yang jaga yah, dan setiap pembeli yang tertarik untuk membeli air botol minuman ini langsung saja meletakkan koin €1 milik mereka ke dalam kotak nya. 
Ada kali saya perhatikan selama 10 menitan di depan counter tanpa penjual itu, dan selama itu pula para pembeli gak ada yang culas, mereka semua membayar sejumlah botol yang mereka beli. 

Ini dia counter yang menjual air minum tanpa ada penjualnya, dan para pembeli dengan jujur meletakkan uang sejumlah botol yang dibelinya


Kota Dublin yang saya lihat tidak semetropolis ibukota negara Eropa lainnya, justru sangat terlihat low profile dan humble. Para pengemis dan homeless people juga banyaknya minta ampun, menyedihkan sekali sih ngeliatnya apalagi waktu itu saya disana pas hari raya Natal, ya kebayang dong yah banyak dari mereka yang boro-boro merasakan makanan panas dan segelas red wine, untuk bertahan hidup aja susah. 

Udah gitu banyak banget pengemis yang kelihatan sangat simpatik, wajahnya gak memelas dan meminta, mereka hanya duduk di dekat jembatan O'Connell  dan meletakkan topi yang terbuka di jalan.

Ada seorang bapak tua yang duduk di emperan jalanan yang sempat kami lewati, hari itu hari Natal dan udara lumayan sangat dingin, maklum Desember. Jenggot nya yang panjang berwarna putih dan badan nya yang sedikit gemuk mengingatkan saya akan sinterklas, entahlah bapak ini gemuk karena kebanyakkan makan atau justru karena penyakit. 
Saya sempat eye contact dengan bapak ini, demikian suami saya yang berjalan di samping saya. "give him something hun", ujar saya ke suami. Suami saya pun meraih lembaran euro yang ada di kantongnya untuk diberikan kepadanya sementara saya pun tetap berjalan. Beberapa langkah saya berjalan dan ternyata suami saya masih berada di dekat si bapak berjenggot yang duduk di jalan itu. 

"Kamu tahu gak bapak itu bilang apa saat saya kasih uang untuknya?" tanya suami kepada saya.

"Bilang apa?"

"Thank you young man, you made my day!"  dan mata suami ku pun berkaca-kaca. ❤️








You Might Also Like

0 comments

Friends, Thank you so much for reading + supporting my blog, and for taking the time to leave me a comment.
Your comment support truly means so much to me.
Have a lovely day! xo, Jalan2Liburan