Legenda Patung Manneken Pis

By 2:00 AM , , , ,

Legenda Patung Manneken Pis ⎟via


' Apa, cuman patung sekecil gini? '
' Alamak, jauh-jauh nyampai Brussels, patung Manneken Pis nya segini doang? '

Ayo ada gak yang pernah komen seperti ini saat kunjungan ke Brussels? Kadang kita sering lupa, it s all about the journey and not about the destination. Perjalanan yang menibakan Anda ke Brussels lah  yang mestinya dijadikan penghargaan untuk diri sendiri dan bukan ikon suatu kota, wong menara Eiffel yang menawan saja masih ada saja yang tidak puas. 

Manneken Pis ( little man pee ) terletak di antara perempatan Rue de Chene dan Rue de l'Etuve, tidak jauh dari alun-alun kota Brussels, dibuat oleh pematung Duquesnoy dan sudah ada disana sejak 397 tahun yang lalu lho, patung yang terbuat dari perunggu ini menggambarkan anak kecil laki yang sedang pipis, maka dari itu diberi nama Manneken Pis dan mereka yang berbahasa Prancis menyebut patung ini dengan sebutan Le Petit Julie.

Patung yang 'hah cuman segini, so like they said' ini sebelumnya dibuat dari batu dan diletakkan pertama kali sejak tahun 1388 namun karena hilang dicuri akhirnya diganti dengan yang terbuat dari perunggu seberat 17 kg yang sampai sekarang bisa dilihat di Brussels.

Seperti halnya dengan cerita rakyat yang banyak diceritakan dari mulut ke mulut di Indonesia, di Eropa juga banyak sekali legenda nya, termasuk legenda dari Manneken Pis ini. Jika dilihat dari tahun dibuatnya patung ini pertama kali, legenda nya sendiri secara logis bisa dibilang telah berusia lebih dari 628 tahun. Gimana? Masih mau bilang ' hah, segini aja? '

Manneken Pis yang dipakaikan outfit tententu mengikuti euphoria ⎟ via

Banyak legenda yang beredar menceritakan bagaimana Manneken Pis ini sepopuler sekarang, yang pertama adalah kisah mengenai anak kecil lelaki bangsawan yang hilang di tengah kota, sang ibu yang panik meminta walikota setempat untuk mengerahkan seluruh rakyat untuk mencari anak ini, sampai kemudian anak laki tersebut ditemukan sedang pipis di ujung jalan dimana Manneken Pis itu sekarang berada. 
Cerita dari versi pertama berkembang dari benang merah yang sama, cerita berubah menjadi seorang turis kehilangan anak laki mereka saat berada di Brussels, lalu berkat pertolongan rakyat setempat anak tersebut kembali diketemukan, sebagai ucapan terima kasih si ayah memberikan patung Manneken Pis.

Versi kedua yang juga tidak kalah populer adalah konon pada abad 14, Brussel dikepung oleh kekuatan asing, entah kekuatan apa namanya juga legenda.
Musuh berupaya menghancurkan Brussels dengan peledak, namun ada seorang anak kecil bernama Julien yang sedang memata-matai musuh Brussels ini melihat peledak itu, lalu ia pun mengencingi sumbu bom sehingga Brussels selamat dari ledakkan bom.

Lagi-lagi versi kedua ini berkembang menjadi legenda yang lebih panjang lagi detilnya, yaitu pada tahun 1142 ada terjadi peperangan antar kerajaan yaitu Kerajaan Leuven dan Grimbergen.
Pasukan di bawa pimpinan Duke Godfrey III dari Leuven melawan pasukan Raja Berthouts dari Grimbergen.
Pasukan dari Leuven membawa seorang anak kecil di dalam keranjang lalu menggantungkannya di sebuah pohon untuk menyemangati mereka yang sedang bertempur, akhir cerita anak kecil tersebut mengencingi Pasukan Berthouts hingga akhirnya mereka kalah.

Namanya juga legenda kadang ceritanya cocok hanya sebatas dibuat tertawa karena tidak masuk akal, tapi untuk rakyat lokal legenda adalah suatu kenangan yang mendalam akan budaya, identitas dan tradisi yang pernah atau masih mereka anut.

                                                                                
Karena Manneken Pis menjadi salah satu spot yang didatangi wisatawan, maka Manneken Pis sering menggunakan kostum mengikuti euphoria atau festival yang sedang berlangsung, ya semacam daya tarik tambahan,  seperti pada 17 Agustus 2009 yang lalu, Manneken Pis dipakaikan pakaian adat Lampung oleh KBRI Brussels, bisa dibilang ini salah satu momentum bersejarah bagi KBRI karena baru pertama kali hal ini terjadi. 
Selain itu Mannekin Pis kadang dipakaikan pakaian Santa Claus jika Natal akan tiba dan event-event seru lainnya. 

Manneken Pis tidak hanya milik Brussels semata, beberapa kota di dunia juga mereproduksi patung kecil ini, salah satunya adalah di Jepang, berlokasi di stasiun kereta Hamamatsucho, Tokyo, tepatnya di antara platform 3 dan 4.
Selain di Jepang, reproduksi patung Manneken Pis terlihat juga di Pulau Fyn di Denmark dan Colmar Prancis.

Manneken Pis dengan pakaian tradisional dari Lampung menyambut 17 Agustusan ⎟ via

 
 
Bagaimana dengan kamu? Punya kisah legenda mengenai suatu ikon destinasi tertentu? Share dong di kolom komen. 

Sementara itu, ikuti juga kisah legenda mengenai Patung Mermaid di Warsaw Polandia yang ditulis oleh Aggy Dream Explore Wander , baca disini ya! 

Dan Legenda Puteri Hijau di Medan yang ditulis Noni Nyonya Sepatu, baca disini cerita nya yang pastinya gak kalah menarik.

 * * *

#CeritaJalanAsik is a weekly travel theme where we share our travel stories based on a certain theme by Jalan2Liburan, Nyonya Sepatu and Dream Explore Wander.
Check our posts every Wednesday!
This week's theme: Legends and Myths

You Might Also Like

10 comments

  1. banyak versi cerita patung Manneken Pis ini ya ternyata, thanks for sharing with us..siap menunggu cerita lain di seri #CeritaJalanAsik nya :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Asyikkkk, siap ditunggu ya :)
      Thanks a lot :)

      Delete
  2. Replies
    1. KBRI yang proposed supaya manneken pis nya dipakaikan baju adat Indonesia karena negara kita lagi 17 Agustusan gitu :)

      Delete
  3. Pake baju adat lampungnya cakep banget

    ReplyDelete
  4. Lucu juga ya legendanya. Tapi kupikir biasanya atraksi publik seperti ini seperti di"keramatkan" alias dijaga dan gak boleh diapa-apain. Ternyata malah dipakein baju ya. Lucuuu :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. ah disini sih santai, legenda tetap dijaga supaya gak hilang dimakan waktu, tapi gak berarti didewa2kan juga :)

      Delete
  5. aku termasuk yg paling suka dgr legenda2 simbol ato patung ato batu kalo sedang traveling ke suatu tempat.. serasa mendengar dongeng :).. apalagi di indonesia yg org2nya masih banyak percaya mitos ya mbak.. legenda malin kundang, di brunei ada legenda nahkoda manis, yg ceritanya hampir mirip malin kundang... kapal si nahkoda curam sebagian krn durhaka ama ibunya.. di kampong ayer brunei tuh tempatnya... harus kesana naik boat..

    di danau toba juga ada legenda batu gantung, ceritanya ttg putri yg ga mau dijodohkan ama pemuda di desanya gitu, dan akhirnya di telan tanah.. tapi kemudian tanahnya mengalami gempa, dan di tempat dia jatuh terbentuk tebing dengan 1 batu menggantung.. aku pernah liat dulu pas study tour smu, kayak org bunuh diri gitu ya posisinya, rada serem jadinya ;p

    ReplyDelete
    Replies
    1. Diceritain legenda itu kayak di nina boboin kalau aku, walaupun sering ga masuk akal, tapi seru aja dengerinnya :)

      Delete

Friends, Thank you so much for reading + supporting my blog, and for taking the time to leave me a comment.
Your comment support truly means so much to me.
Have a lovely day! xo, Jalan2Liburan