Terbang dengan Garuda Indonesia dari dan ke Amsterdam Jakarta Nonstop

By 2:00 AM , , ,

Pengalaman Terbang dengan Garuda Indonesia dari dan ke Amsterdam Jakarta Nonstop


Dari banyaknya maskapai yang melayani penerbangan ke Jakarta dari Brussels atau Amsterdam yang adalah dua bandara yang terdekat dengan tempat tinggal saya, maka yang bikin penasaran adalah tentunya terbang dengan maskapai milik tanah air yaitu Garuda Indonesia.
Garuda Indonesia yang sempat vakum beberapa tahun karena larangan terbang ke ranah Eropa akhirnya kembali beroperasi kembali sejak tahun 2010.

Garuda Indonesia dari Amsterdam Schiphol tujuan Jakarta Nonstop


Kembalinya maskapai ini terbang ke benua Eropa untuk saya dan keluarga adalah kebanggaan luar biasa, kami adalah keluarga besar Garuda Indonesia dimana salah satu almarhum kakak saya berdinas hampir 20 tahun di maskapai ini, sempat ditugaskan juga di Garuda Indonesia cabang Belanda dan bergabung dengan team sukses peluncuran kembali rute Jakarta - Amsterdam. 
Banyak cerita dan update darinya mengenai bagaimana dan kapan kiranya Garuda kembali masuk Eropa. Perjalanan dinasnya ke Amsterdam, London, Milan dan Brussels adalah sedikit dari banyaknya perjalanan yang ia lakukan sebagai bagian dari kewajiban dinas. 
Sampai akhirnya tahun 2010 Garuda kembali diijinkan kembali masuk Eropa, sayang kakak saya keburu dipanggil olehNya pada pertengahan tahun 2008. 

Mungkin ini salah satu alasan mengapa saya harus menunggu 5 tahun sampai akhirnya saya memesan tiket mudik ke Jakarta dengan menggunakan maskapai ini, rasa bangga sepertinya harus terkalahkan dengan rasa sedih karena rasa kehilangan yang tidak kunjung hilang. 

Ok enough with the sentimental reason, let s we talk further mengenai pengalaman terbang dengan Garuda Indonesia dari dan ke Amsterdam Jakarta nonstop. Wait, hold on?  Nonstop? You mean like no transit? Yup betul banget, jadi saya sengaja memang memilih jam dan hari penerbangan dari Amsterdam ke Jakarta tanpa transit , total 14 jam tanpa harus transit di Abu Dhabi atau Kuala Lumpur, 2 destinasi yang sering dijadikan transit airport oleh kebanyakan maskapai yang terbang dari kota-kota di Eropa dengan tujuan Jakarta. 

PRO
1. ) Nyaman dan Cepat
Banyak yang mengira kalau duduk di pesawat nonstop seperti yang kami lakukan bersama Garuda dari Amsterdam ke Jakarta itu sangat melelahkan, namun kami berdua merasakan rute nonstop seperti ini justru sangat nyaman. 
Transit dan proses tetek bengeknya bisa justru lebih melelahkan lho. Semakin cepat terbang, semakit cepat juga tiba di Jakarta ! Yaay, hallo nasi Padang ! :)

2. ) Makanan Indonesia yang Sangat Lezat
Nah kalau mengenai makanan sih saya selalu suka dengan menu dan rasa makanan yang disajikan oleh Garuda. 
Sebagai penumpang pesawat yang biasanya baru bisa pulang ke Indonesia setahun sekali, rasanya penyajian makanan khas Indonesia itu sangat menyenangkan dan membangkitkan rasa nostalgia.
Sedangkan untuk para penumpang warga negara lain, mereka pun bisa memulai petualangan kuliner Indonesia mereka dimulai dari atas pesawat.

Penerbangan yang nyaman dan cepat


3. ) Wifi Cepat
Walaupun dari jatah 24 jam koneksi wifi yang pesan hanya saya gunakan beberapa jam saja, bisa saya katakan bahwa koneksi wifi di atas pesawat Garuda adalah cepat. 
Koneksi wifi ini berbayar, seingat saya sekitar US$ 25 unlimited data selama 24 jam, ya not bad lah saya bisa ngobrol lama di Skype dengan keluarga saya di California, dan sesekali ngintip sosial media :-)  

Wifi berbayar pada maskapai Garuda Indonesia dengan koneksi cepat

Wifi berbayar pada maskapai Garuda Indonesia dengan koneksi cepat


4. ) Pelayanan Cabin Crew yang Sangat Ramah 
Alasan lain mengapa saya selalu memilih Garuda ketika bepergian di domestik adalah pelayanan cabin crew nya yang top notch. Ini yang membedakan Garuda dengan maskapai lainnya di Indonesia, keramahan dan atensi para pramugara/i nya terasa dengan tulus. Demikian juga dengan penerbangan jarak jauh ini, mereka sangat perhatian dan selalu ramah.

5. ) 9 Deret Kursi Pada Kelas Ekonomi 
Untuk penumpang seperti kita yang perginya berdua ini lumayan penting sih karena berarti kita bisa memilih duduk berdua tanpa ada penumpang lain.


CONS

1.) Entertainment on Board → Not That Great
Ada pro dan biasanya ada cons nya juga ya, walaupun kekurangan penerbangan Garuda Indonesia Amsterdam - Jakarta pp ini sebenarnya bukan kekurangan yang fatal, dan bisa dibilang tergantung selera sih, seperti pilihan entertainment yang disediakan, rasanya film yang dipasang termasuk koleksi film lama.

2. ) Snack Choices →  Limited
Terlepas dari menu makanan yang saya rasa enak, sayangnya pilihan snack yang diberikan kurang bervariasi, apalagi untuk penerbangan nonstop jarak jauh, saya berharap ada ice cream atau instant noodle, sayang tidak ada.

3. ) Harga Tiket → Lebih Mahal
Harga tiket Garuda jika dibandingkan dengan maskapai lain seperti Turkish Air, Qatar bahkan Cathay Pacific lumayan di atas maskapai-maskapai ini. Beda nya juga lumayan mencolok, bisa kurang lebih €200 perbedaan harga tiket nya per kepala. 

4. ) Tidak Bisa Membeli Bagasi Tambahan
Jatah bagasi yang diberikan adalah 30 kg per orang, saya rasa termasuk sangat generous. Namun terpaksa saya masukkan ke dalam daftar cons karena penumpang tidak bisa membeli extra luggage seperti yang ditawarkan maskapai lain. 
Let s say KLM deh, dari jatah bagasi yang diberikan, penumpang masih bisa membeli bagasi lagi dengan tambahan biaya yang tidak mahal yaitu 20 kg / koper seharga US$ 80 jika membeli online. 

Saat pulang dari Jakarta menuju Amsterdam, bagasi saya membengkak extra 6 kg dan dikenakan charge Rp.800.000,- oleh Garuda Indonesia.

Terlepas dari kekurangan yang sebenarnya bukan masalah besar, tentunya Garuda Indonesia dengan rute Amsterdam - Jakarta pp nonstop tanpa transit ini menjadi salah satu penerbangan favorit kami.



-May 20th-
Happy Birthday in heaven, Ber!
a lot of stories to share with you, we missed you a tons!





You Might Also Like

11 comments

  1. hahaha, bukan rahasia lagi kalau pelayanan garuda selalu oke. beda dengan maskapai lain yang suka bermasalah. untuk masalah harga, garuda juga oke banget sih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Harga paling mahal sih kl domestik, rute ke Jakarta dari Amsterdam jg biasanya lebih tinggi dibanding Cathay Pacific dan maskapai2 middle east:)

      Delete
  2. Aku mentok naik garuda cuma sby cgk dan dps doang hehehe... jebol celengan dulu nanti klo mau ke yurop :D

    ReplyDelete
  3. Itu wifinya bisa di sharing lagi ya kak??

    ReplyDelete
  4. aku naik garuda ini kalo urusan kantor aja mbak ;p.. hihihi, secara dibayarin.. kalopun pake uang sendiri, nunggu promo dulu :D.. Cuma soal makanannya nih kurang konsisten. kdg enak, kdg gak.. kmarin baru balik dari makasar, outing kantor, makanan di garudanya kurang enak -__-.. semacam opor tp parahlah rasanya.. cuma pas prgi jkt-makasar, disediain lasagna.. agak lumayan sedikit dibandingin si opor tadi :D

    trs bener tuh, film2nya bnyk yg udh kelewat lama.. untung kmrn ada film si ganteng vino g bastian ;p, jd agak terhibur

    ReplyDelete
    Replies
    1. Film Indonesia nya lumayan banget sih ya, selama di pesawat aku nonton film Indonesia nya sih :-)

      Delete
  5. Ituuuu nasi kuning?! Garuda makanannya enak emang ya fav-ku rendang haha. Too bad gbs nambah bagasi ya, mahal donk klo pas kebanyakan gt :(

    ReplyDelete
  6. aku pernah coba nih mba, pp amsterdam-jakarta, malah bener kata mba ya, capean yg transit, klo ini bangun, makan, tidur, makan, sampe :D cuma emang harganya seh lumayan banget yaaaa hehe...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ha ha ha iya, seandainya seharga Turkish Air atau Qatar ya, ok banget deh :-) but beneran addicted naik direct flight kek gini, tahu2 udah tiba di Jakarta aja :-)

      Delete

Friends, Thank you so much for reading + supporting my blog, and for taking the time to leave me a comment.
Your comment support truly means so much to me.
Have a lovely day! xo, Jalan2Liburan