Visa On Arrival Iran Bagi Pemegang Paspor Indonesia

By 2:00 AM , , ,



Negara Iran belakangan mendapatkan perhatian lebih dari kalangan para traveler dan menjadikan negeri Persia ini sebagai hot destination to visit.

Hal pertama yang saya cari informasinya adalah perihal visa kedatangan ke Iran bagi pemegang paspor Indonesia, banyak sumber informasi memberikan data yang tidak sama, ada yang menyebutkan kita hanya memerlukan Visa on Arrival, ada yang memberi tahu bahwa pendatang perlu authorization code yang dikeluarkan oleh travel agency di Iran, dan berita simpang siur lainnya. 

Berdasarkan pengalaman mengunjungi Iran pada bulan Juni dan Juli 2016, maka ketentuan visa Iran untuk pemegang paspor Indonesia adalah : VISA ON ARRIVAL dengan biaya  €40. 

1. )  VOA Iran dikeluarkan oleh beberapa perbatasan negara, untuk kasus saya, saya mendapatkannya ketika mendarat di bandar udara International Imam Khomeini, Tehran. 

2.  ) Ada 3 loket pengurusan visa, masing-masing loket tersebut adalah : 

- Loket pengambilan formulir VOA yang harus diisi jelas
- Loket pembelian asuransi 
- Loket Bank Melli Iran untuk membayar VOA

3. ) Formulir yang telah diisi lalu dikembalikan ke staf yang bertugas, setelah dicek formulir tersebut lalu akan diinformasikan berapa kita harus membayar. 
Pembayaran dilakukan di loket Bank Melli tersebut. 

Formulir pengisian VOA Iran dan slip pembayaran VOA


Untuk asuransi di Iran, biaya nya adalah €19 per orang dan wajib dilakukan. Saya kebetulan punya beberapa asuransi yang dikeluarkan perusahaan asuransi Belgia dan men-cover travel ke Iran. Premi atau kartu asuransi biasanya ditanyakan oleh staff tersebut. 

4. ) Setelah pembayaran VOA dilakukan di Bank Melli,  tunjukkan resi pembayaran tersebut untuk mengambil paspor kita yang telah ditempel visa Iran, ijin tinggal maksimum selama 30 hari. 

Proses pengurusan VOA ini bisa jadi agak lama menunggunya jika banyak penumpang pesawat yang juga membutuhkan VOA tapi pada dasarnya pengurusannya sangat mudah. 

Visa on Arrival Iran yang telah ditempel di Paspor Indonesia


5. ) Siapkan Euro karena pembayaran hanya bisa dilakukan dengan mata uang Euro. 
Pembayaran VOA ini memang berbeda-beda biaya nya antar warga negara, seperti saya membayar €40 karena pemegang paspor Indonesia, lalu paspor negara Schengen membayar €80, dan ada turis asal Cina yang wajib membayar €100. Jadi jangan bingung dengan perbedaan biaya ini ya.

6. ) Keterangan akomodasi di Iran juga diperlukan karena pada formulir pengisian ada pertanyaan dimana kita tinggal selama di Iran, saya hanya menuliskan nama 1 hotel di salah satu kota tujuan saya di Iran. 
Pastikan Anda memegang bukti email konfirmasi dari hotel karena sewaktu-waktu staff imigrasi mengecek data tersebut dengan menelpon langsung hotel tersebut.

7. ) Di atas saya menyebut-nyebut 'authorization code' , kode ini didapat dari travel agency yang ada di Iran. Namun kode ini hanya diperlukan jika pengurusan visa dilakukan di kedutaan Iran di negara lain. 
Untuk mendapatkan kode ini, diperlukan waktu menunggu sekitar 1-2 minggu dan biaya antara €45-€50 per paspor. 
Jika itinerary Iran Anda hanya memerlukan single entry dan tinggal tidak lebih dari 30 hari di Iran, maka pengurusan Visa On Arrival saja sudah cukup sehingga authorization code ini tidak diperlukan lagi.

8. ) Kadang maskapai penerbangan tidak paham betul bahwa pemegang paspor Indonesia berhak menerima Visa Iran secara On Arrival, sebagai pegangan sila mengunjungi situs Timaticweb dari IATA yang selalu update dengan ketentuan visa setiap negara. Lalu cetak keterangan yang ada disana dan bawa sebagai pegangan just in case proses check in Anda dipersulit. 



9. ) Paspor yang terdapat visa Israel akan ditolak kedatangannya di Iran.

Demikian travel tips mengenai pengurusan visa on arrival Iran bagi pemegang paspor Indonesia, jika ada yang ingin ditanyakan lebih lanjut sila tuliskan di kolom komen di bawah ini. 

Apakah ada yang ingin ke Iran juga ? :-)

You Might Also Like

22 comments

  1. akuuu akuuu... pgn bgt ke iran.. jgn sampe yaaa negara ini perang juga kayak negara2 timur tengah sodaranya :(..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Iran memang paling aman di antara negara2 tetangganya.

      Delete
  2. semakin hari,, semkain canggih teknologi,,, semakin mudah dalam pengurusan ya mbak?
    ah Negeri para Mullah ini memang cantik, tapi.. saya ke malaysia aja belom wkwkw

    ReplyDelete
    Replies
    1. ya Malaysia nanti aja, ke Iran dulu gimana? :)

      Delete
  3. duuuh aku ngiler mbaaa Feeeebb....tapi suami gakmau diajak kesana, dia emang orangnya adventurous sihhh padahal kaaan mumpung masih muda dan mumpung masih bisa ke sana :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. pergi sama temen2 aja kalau gitu atau bareng kita kali ya, kita pengen balik juga autumn depan :)

      Delete
    2. Mau tanya kalo sy mau brangkat tgl 25 sept visa lebih baik diurus di jakarta atau di iran ? Karna kayanya agak ribet karna sy bawa 3 orang tua

      Delete
    3. VOA aja, kalau urus di kedutaan bakalan lebih lama lagi baru kelar krn bakal diminta authorization code sbg persyaratan, dan kode itu suka lama baru bisa di provide !

      Delete
  4. Mau bangeeeet ke Iran ! Ternyata begini proses untuk VOA nya. Iran adalah salah satu bucket list aku mba, semoga bisa kesana :).

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya, easy peasy kan? Semoga kesampean ya :)

      Delete
  5. nanya klo misalkan aku mau ke turki lewat iran perlu keluar imigrasi ga? tp beda maskapai soalnya lalu soal visa gimana kalau begitu? klo udh bayar voa 1x masuk iran terus aku tinggal ke turki kira2 dari turki ke iran lagi bayar voa ga ya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hmmmm, mau ke Turki transit di Iran tapi beda maskapai dengan kode booking berbeda? Ya mesti ambil bagasi dan check in ulang berarti, perlu ke imigrasi kalau gitu baru ke terminal keberangkatan untuk check in.

      pertanyaan ke 2 : kalau udah keluar negara dan masuk lagi otomatis VOA lagi.

      Delete
  6. Terimakasih atas informasinya. Emang suka katro maskapai penerbangan kalau liat paspor Indonesia..inget, waktu ke Filipina aja, ditanyain mana visa-nya. Lah, bebas visa buat WNI gitu..gw terangin, dia gak percaya terus ngecek buku-buku panduan dulu :D ampuuun...

    ReplyDelete
    Replies
    1. eh ya salam Filipina yang ASEAN aja bisa ngak ngeh ya gimana negara antah berantah coba kan..sigh!

      Delete
  7. Feb, gue minggu ini mau ke Iran, perlu lampirin pas photo ama tetek-bengek lainnya, gak? :3

    ReplyDelete
    Replies
    1. pas photo gak perlu, gak diminta tp tetep gw bawa, kalau tetek bengek lu bawa ya :p

      Delete
  8. Makasih banyak infonya, Mbak :)

    ReplyDelete
  9. Mba, itu website timaticweb saat dibuka kok diminta user ID dan password yah? pilihan menunya yg mana kalau mau mencari info paspor Indonesia hanya butuh VoA masuk Iran karena akan saya print sesuai dengan saran mba. Terima kasih.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hi, bisa di simulasi aja lewat website nya KLM kalau gitu, tinggal masukkan informasi yang diminta, disini ya linknya :

      https://www.klm.com/travel/be_en/prepare_for_travel/travel_planning/travel_clinic/visaform.htm

      Delete
  10. Halo Mbak. Salam kenal. Saya berencana akan ke Iran di Januari 2017 ini. Karena saya akan bebergian dengan Isteri dan dua anak (15 dan 12 tahun), maka sebenarnya saya lebih condong ingin mengurus visa sebelumnya di kedutaan Iran di Jakarta, agar nantinya saat tiba di bandara di Tehran, kami tidak perlu lama berada di bandara untuk urus VoA (flight kami akan tiba di Tehran jam 8 malam). Tapi setelah membaca tulisan Mbak, ternyata mengurus visa dari Jakarta justru tidak disarankan ya Mbak? Saya sdh beberapa hari mencoba menelepon bagian konsuler di kedutaan Iran di jakarta tapi belum berhasil juga. Menyangkut di answering machine terus. Haha.
    Mohon saran ulang dari Mba mengenai apakah sebaiknya rombongan kecil saya mengurus VoA di Tehran saja atau urus dari Jakarta. Apakah akan memakan waktu lama ya Mba mengurusnya?
    Pertanyaan kedua: biasanya kalau saya bepergian lama ke luar negeri, maka saya membeli Travel Insurance TravelPro-nya Allianz, sebagai pegangan. Nah, kalau dari cerita Mbak, kalau kita mengurus VoA, kita juga diwajibkan membeli asuransi juga. Apakah kalau kita sudah memiliki asuransi perjalanan (dengan coverage mencakup Iran juga), kita tetap harus membeli lagi? Kalau dari cerita Mbak, Mbak juga sudah memiliki asuransi, dan hanya diperlihatkan saja tanpa harus membayar lagi. Betulkah begitu?

    Demikian pertanyaan saya. Semoga Mbak bisa menjawabnya. Terima kasih sekali. salam!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mas Wira, dari pengalaman teman lain yg baru saja mengurus Visa Iran di Kedutaan Iran di Jkt nampaknya juga mudah dan lebih murah dibandingkan VOA. Mungkin mas Wira bisa langsung datang ke kedutaan saja saat office hour. Dan sepertinya authorization code tidak diminta di kedutaan Iran Jakarta.

      VOA Iran tidak terlalu lama sih ngurusnya, tergantung ramainya turis yang mengantri saja.

      Untuk urusan asuransi, saat berangkat bawa ya mas polis nya yang menyebutkan dengan jelas bahwa Iran termasuk dalam area coverage nya.

      Semoga jelas ya !

      Delete

Friends, Thank you so much for reading + supporting my blog, and for taking the time to leave me a comment.
Your comment support truly means so much to me.
Have a lovely day! xo, Jalan2Liburan