Top 10 Indonesian Foods My Bule Husband Love The Most

By 2:00 AM , , , ,

Memiliki pasangan yang bukan orang Indonesia pastinya banyak cerita seru yang mungkin sedikit berbeda dengan mereka yang memiliki pasangan sebangsa. Kalau bicara hal ini pasti deh hal pertama yang akan dibahas adalah bagaimana ritual menu makan di rumah, mengenai makanan apa yang biasa dimasak dan disajikan sehari-hari.

Sebenarnya sih saya sangat beruntung sekali karena suami saya pemakan segala kecuali durian dan binatang-binatang aneh, saya bilang beruntung karena ada beberapa teman mixed couple lainnya yang harus menghadapi pasangannya yang tidak suka atau tidak mau mencoba makanan Indonesia, jadilah teman saya itu harus menyiapkan dua menu berbeda jika kebetulan dia ingin menyantap makan makanan Indonesia.

Untuk di rumah biasanya sehari-hari saya telah menyiapkan menu mingguan dimana seminggu itu selang seling antara makanan Indonesia, makanan khas barat dan menu makanan dari negara lain seperti Maroko, Yunani atau Middle East, selain memasak makanan sendiri tentunya kami juga kerap kali makan di luar entah itu makan siang atau makan malam di restoran. 
Beruntung adalah ketika saya membuat makanan Indonesia, maka saya tidak perlu pusing memikirkan menu apa yang suami yang mau karena kita bisa berbagi dengan menu makanan yang sama.

Saya ingat betul tahun pertama dirinya berkenalan dengan makanan Indonesia, saat itu yang menjadi kesukaannya adalah Soto Ayam, saya rasa Soto Ayam memang aman di perut asing namun rasa di lidah sangat berbeda dan eksotis. Jadilah Soto Ayam semacam menu wajib jika ingin makan makanan Indonesia. 

Petualangan suami saya dalam hal mencoba kuliner Indonesia ini sebenarnya membuat saya bangga juga, segala macam sambal pun ia berani coba dan yang menjadi favoritnya adalah sambal terasi dan sambal matah, tapi jangan tanya bagaimana reaksinya ketika terasi tersebut digoreng, walaupun tidak suka bau menyengat nya tapi anehnya suka sekali ia menyatapnya :) 

Sambal Matah Khas Bali

Aneka Sambal


Selain sambal, makanan kaki lima pun tidak masalah, bahkan menjadi kenangan yang selalu diingat dan juga diceritakan ke rekan-rekannya mengenai  pengalamannya menikmati semangkok bakso di Lombok seharga 30 sen Euro, atau ketika makan malam di warung tenda penjual ayam penyet di Lembata dengan pemilik yang adalah pendatang dari Banyuwangi. Bukan saja cerita mengenai kenikmatan makanan tersebut, tapi juga cerita seru di baliknya.

Semakin bertambahnya tahun kami hidup bersama ( tahun ini kami menikah hampir 9 tahun ) , maka pengalaman akan kekayaan kuliner yang ia punya juga makin banyak, ketika saya tanya untuk dia menuliskan daftar 10 menu makanan Indonesia yang paling disuka, maka tidak ditemukan lagi Soto Ayam di daftarnya, apalagi sate dan gado-gado padahal ketiga makanan tersebut adalah menu andalan dari banyak bule yang traveling atau tinggal di Indonesia.

Ikutan kelas belajar memasak di Ubud, Bali - baca disini cerita lengkapnya

1.  Coto Makassar

Antara Coto Makassar dan Rendang selalu menempati daftar paling atas as top Indonesian foods my bule husband love the most.
Tahu mengenai Coto Makassar adalah pada tahun 2009 ketika kami menyambangi Makassar, entah berapa mangkok coto Makassar yang ia habisi saat kami makan malam coto Makassar pertama kali, paduan bumbu yang eksotis dan daging yang lembut membuatnya tidak bisa berhenti di mangkok ketiga sampai saya harus menendang kaki nya ;-) "Oh, it s so good I cannot stop hun!" gitu katanya. 

Sayang resep membuat Coto Makassar ini sepertinya memang sulit untuk dibuat sendiri walaupun saya ingin sekali mencoba membuatnya, sehingga setiap kami berada di Makassar maka hal pertama yang dilakukan adalah ke Jl Gagak Makassar untuk menikmati Coto Makassar sampai puas.

2. Rendang

Kalau hal pertama yang kami lakukan ke Jl Gagak ketika baru tiba di Makassar, maka hal pertama yang wajib dikunjungi ketika tiba di Jakarta adalah mendatangi rumah makan Padang, dan berapapun piring yang disajikan oleh pelayan di RM Padang, maka yang selalu minta ditambah adalah piring berisi rendang ;-)
Kadang kalau sudah sakau berat, biasanya kita ke Den Haag di Belanda untuk menikmati nasi Padang dan rendang karena ada beberapa RM Padang disana. 

3. The Malang Thing

Maksudnya Cwie Mie Malang dan bakwannya. Karena kesusahan mengingat nama Cwie Mie, jadi dia suka nyebutnya 'you know, that noodle from Malang' karena saya suka cerita setiap menghidangkan makanan Indonesia, biasanya saya ceritakan juga dari mana makanan itu berasal. 

4. Betawi

Dan Betawi disini maksudnya mengacu pada Soto Betawi :-)
Suami saya memang suka banget makanan yang memiliki banyak kuah, salah satunya adalah Soto Betawi ini. Soto Betawi dengan bahan dasar bumbu yang hampir sama dengan Coto Makassar yaitu ada jinten dan cengkeh lalu dengan daging seperti babat, usus, paru, namun kuah Soto Betawi dicampur dengan santan sehingga rasa menjadi lebih gurih. 

Saya masih punya peer sebenarnya untuk membawa suami saya menikmati Soto Betawi Haji Hussein yang menjadi favorit banyak orang jika ingin makan Soto Betawi. Next mudik maybe!

5. Rawon

Rawon merupakan sop daging asal Jawa Timur dengan kuah bewarna hitam karena bumbu kluwak, pertama kali makan Rawon langsung di propinsi asal nya di Jawa Timur sana. Jadi suatu hari saya sarapan dan memilih makan Rawon, karena saya tahu penampakkan Rawon ini kurang sedap dilihat karena gelap pekat, maka saya hanya memesan satu porsi untuk saya sendiri, ternyata ketika suami saya ingin mencoba nya eh malah ketagihan dan jadilah sejak saat itu Rawon menjadi menu Indonesia favoritnya juga. 

Menikmati Rawon di Malang, Jawa Timur

6. Potatoes with pinda sauce, kecap, sambal and the other things

Alias Siomay !☺
Siomay  lengkap dengan kentang rebus, telur, tahu lalu disiram bumbu kacang yang memang saya buat sendiri menurutnya salah satu menu favoritnya, tapi khusus siomay ini menurutnya saya membuat bumbu kacang paling enak yang pernah dia rasa, ah jadi gimana gitu rasanya ;-) 

Siomay memang bukan menu asli Indonesia karena merupakan jenis dim sum asal Cina namun kehadiran siomay di tanah air dapat dinikmati dimana saja dan kapan saja.

7. Fish Soup Sanur

Sop ikan warung Mak Beng pun dimasukkan ke dalam menu makanan paling favorit, tidak perduli betapa pedas rasanya dan betapa crowded warung Mak Beng saat makan siang, dia selalu menikmati makan sop ikan disini setiap kali kami berada di Bali. 

Di warung Mak Beng menu andalan memang hanya sop ikan, ikan goreng plus nasi dan sambalnya, dan kalau gak salah harganya sekitar Rp.30.000,- per paketnya. 
Ikan laut yang biasa digunakan di Mak Beng adalah ikan kakap merah atau cakalang yang masih segar, makanya gak heran kan kalau rasanya memang saya amin-i jika enak sekali.
Terakhir kita kesana saat mudik yang lalu warung Mak Beng sudah direnovasi dan lebih luas daripada sebelumnya, tapi antrian tetap sama panjangnya.

8. Daging Manise

alias daging bacem, duh maaf ya suka ganti-ganti nama sendiri gini! ;-) 
Bumbu ketumbar dan rasa manis dari gula merah sepertinya memang asing di lidahnya yang biasa menyatap makanan khas Barat, namun karena rasa yang unik itu justru menjadikan daging bacem sebagai salah satu makanan favoritnya padahal seingat saya justru ketika di Indonesia kami tidak pernah makan daging bacem ini. Yang menarik daging bacem adalah salah satu olahan daging yang paling saya suka sejak saya masih kecil, jadilah sekarang kalau di rumah saya membuat daging bacem, sudah bisa dipastikan kalau akan rebutan siapa yang mengambil potongan terarkhir :-)

9. Ikan Bakar dan Colo Colo

Mungkin belum banyak yang tahu apa itu colo-colo. Colo-colo adalah semacam sambal teman makan ikan bakar jika berada di Maluku, terbuat dari potongan tomat segar, cabai dan bawang merah lalu diberikan kecap manis dan perasan jeruk nipis atau jeruk limo khas Maluku. 
Rasanya yang segar dan pedas memang cocok dengan ikan bakar atau makanan asal laut lainnya, apalagi kalau makannya sambil melihat laut lepas khas Maluku.

Colo-colo, sambal khas Maluku

10. Oxtail Soup

Kalau ingat oxtail soup atau sop buntut maka yang kita berdua ingat justru Miami, karena pertama kali suami saya makan dan langsung ngefans berat sama sop buntut itu malah di Miami. Waktu itu kita mengunjungi teman Indonesia yang tinggal di Miami, if you know Rey Wowor? Penyanyi kawakan Indonesia yang ngetop di era 80 dan 90 an dan sekarang telah lama menetap di Amerika, nah kak Rey saat kita mengunjunginya benar-benar memanjakan kita dengan makanan khas Indonesia salah satunya Sop Buntut, dan memang perlu saya akui the best sop buntut I ever had in my life, oh thank you so much kak Rey!
Jadilah sejak makan malam di Miami itu, suami saya tergila-gila dengan sop buntut dan selalu saja dibanding-bandingkan dengan sop buntut buatan kak Rey di Miami, ya gimana gitu ya kita makannya di balkoni depan-depanan sama rumahnya Ricky Martin dan Enrique Iglesias, maksud ngana? :D 

Perdana menikmati sop buntut di Miami, Amerika Serikat

* * *

Cerita Jalan Asik adalah artikel tematik yang hadir tiap hari Rabu, ditulis oleh Noni Nyonya Sepatu dan Aggy Dream Explore Wander.
Karena hari ini bertepatan dengan Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 71, tema yang dipilih adalah serba serbi traveling di Indonesia berikut cerita kuliner khas Indonesia. 

Jangan lewatkan untuk membaca artikel versi  Nyonya Sepatu dan Dream Explore Wander ya !

Selamat hari jadi yang ke 71 untuk bangsa Indonesia !

You Might Also Like

16 comments

  1. awwww jadi senyum2 sendiri pas baca 'the Malang thing' on the list, hihihi.
    Sayang kemarin belum sempat cobain cwie mie yaaaa, keburu kenyang :))
    Miss youuuu, ntar mudik main ke Malang lagi dong :*

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya nih perutnya mau meledak mulu selama di Malang, the food lists are longer tp perutnya limited hahahaa

      Miss u a bunch too x

      Delete
  2. ihh baca ceritanya jd ikutan ngiler mbak :D.. btw, soto betawi haji hussein yg di manggarai yaa? dulu aku juga suka sarapan soto di sana tiap weekend :D.. tp skr soto betawi kesukaanku berubah jd dudung roxy mbak :D. hihihi soalnya kuahnya susu, kalo yg haji hussein kan santan yaa.. ama ajak suaminy nyobain soto betawi tiga saudara tapi yg di pulomas mba :D.. warung tenda juga..

    ReplyDelete
    Replies
    1. warung tenda emang juara kalau mau pilih rasa daripada suasana ya emang :) masukkin di list deh :)

      Delete
  3. waaah mie aceh kelewatan mbak :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. mesti makannya di Aceh nih, belum kesempatan ke Aceh huhuhu

      Delete
  4. Kalau ga salah waktu kopdar tempo hari, suamimu pesan rawon kan mba? Haha..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Wien , Rawon juga karena detik2 udah mau pulang hahah

      Delete
  5. Okeesippp brarti pas lo ama Yvan dateng ke rumah gw bakalan disiapin rawon aja ya huihihihu... Kayaknya Yvan udah lebih banya nyobain makanan Indonesia dr gw deh haha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yaaay asyikkkk!!!! Buat gw jgan lupa telur asin nya ya :))

      Delete
  6. baru sekali ke Malang dan harus ngaku emang bakso dan cwi mi paling enak deh, bahkan yang di warung2 biasa lebih enak daripad bakso di Jakrta

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya kaldu nya itu lho berasa banget, mungkin jg karena sedikit lebih adem daripada di Jakarta jd lebih nikmat :)

      Delete
  7. Duh gw kok ngeces yah liat postingan ini. Mana gambarnya menggugah selera. Saya gak bisa masak, tapi untung hidup di Indonesia. Negeri dengan surga jajanan murah, hahaha.

    ReplyDelete
    Replies
    1. asal milih jajanannya yang bersih ya, nanti mahalan ke dokter kalau sakit hahaha

      Delete
  8. Sukses ngiler lihat deretan foto2 sambel di sini :))) Wah Fe, berarti bisa minta resep bumbu kacangnya siomay dong ini haha. Baru mikir, ternyata aku belum pernah bikin siomay sama sekali :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. di mix sama Brazilian nuts Den :) dimarahin sama foodie deh ini, tp ini karena awalnya aku harus byk makan Brazilian nuts jadinya dicampur dan ternyata rasanya enak:)

      Delete

Friends, Thank you so much for reading + supporting my blog, and for taking the time to leave me a comment.
Your comment support truly means so much to me.
Have a lovely day! xo, Jalan2Liburan