Berburu Cenderamata di Bazaar Iran

By 2:00 AM , , , ,



Ketika berada di Iran, berburu cenderamata di bazaar kota-kota besar Iran menjadi hal yang menarik untuk dilakukan, memang sih tidak ada yang bisa mengalahkan kekuatan kenangan akan perjalanan itu sendiri dibandingkan hasil belanjaan, namun tidak ada salahnya untuk membeli sedikit buah tangan, bukan saja sebagai kenang-kenangan, namun juga sebagai kontribusi kita untuk perekonomian lokal. 

Sesuai advis dari kawan saya Bowo sesaat sebelum keberangkatan yang berkali-kali mengingkatkan jika saya melihat sesuatu barang unik yang saya taksir di satu kota, lebih baik langsung dibeli karena setiap kota di Iran memiliki keunikannya sendiri-sendiri sehingga jenis suvenir yang dijual juga berbeda di setiap kota. 

Bazaar atau old historical market yang menjadi simbol kejayaan suatu kota tua merupakan tempat paling tepat untuk berburu cenderamata, dan yang asyiknya bazaar-bazaar Iran itu sangat menyenangkan, biasanya bazaar merupakan tempat yang paling banyak hustle nya namun tidak di Iran, jangan ragu bertanya harga atau menawar tanpa perlu panik jika penjualnya memaksa, sungguh beda seperti bazaar-bazaar di Turki atau Maroko, di Iran lebih santai dan sama sekali tidak kuatir


Where to Find Unique Souvenirs in Singapore by DEW ➨ http://wp.me/p3L2CT-PO
Souvenir Hunting by Nyonya Sepatu ➨ http://wp.me/p2Et3Y-3aO


1. Persian Carpet 

Jika budget bukan masalah dan koper Anda masih ada ruang kosong, maka pilihan membeli karpet khas Iran jangan dilewatkan, tapi pastikan jika Anda mengenal betul jenis karpet Persia yang asli seperti apa. 
Menurut salah satu sumber, Persian Carpet yang terbuat dari sutra asli jika ditumpahkan sedikit air panas maka karpet itu tidak mengkerut, berbeda dengan yang terbuat dari campuran plastik. 
Harga Persian Carpet di salah satu toko di Yazd yang sempat saya masuki, untuk ukuran medium seharga US$ 2000,- 


2. Table Cloth

Orang lokal menyebut penutup meja makan ini dengan sebutan Termeh, dibuat secara manual dan menggunakan sutra alam dan kain wol.
Proses menenun Termeh sangat sensitif dan perlu hati-hati sehingga proses nya pun memakan waktu, dan satu penenun hanya mampu menghasilkan  hanya 25-30 sentimeter dalam satu hari.
Saat ini telah banyak ditemukan Termeh yang dibuat dari pabrik dengan bahan sintetis, menurut mata saya yang awam, Termeh sintetis pun menarik untuk dibeli karena motif yang ditampilkan biasanya adalah ikonik khas Iran.


3. Saffron 

Walaupun tampilan bumbu dan herbal yang ada di bazaar Iran tidak semenarik bazaar di Istanbul atau Marrakech yang ditata sedemikian tinggi demi menarik perhatian pengunjung, namun membawa pulang saffron dari Iran bisa dibilang wajib untuk dilakukan, saya mendapatkan advis ini dari beberapa orang lokal atau expat yang saya temui saat perjalanan. 

Saffron adalah salah satu bumbu termahal di dunia dan Iran adalah produsen Saffron terbesar di dunia dengan kualitas super. 
Mengapa mahal, karena proses pembuatan Saffron ini cukup rumit dan beberapa prosesnya dilakukan secara manual. 
Saffron adalah serbuk benang sari bunga Crocus ( Rose Saffron ). Benang sari yang dikeringkan lantas diolah menjadi Saffron. Untuk satu kilo saffron saja diperlukan 150 ribu bunga Crocus. 


4. Persian Tea

Sebagai pencinta minuman teh, beberapa kali di rumah saya juga pernah menyeduh teh dengan nama Earl Grey Persian dari teh merek terkenal asal Inggris, dan tentunya ketika berada di negaranya membeli teh juga saya lakukan. 
Teh Iran itu berwarna coklat pekat namun dengan cita rasa yang sangat ringan. 
Tradisi minum teh di Iran dimulai sejak pagi hari bersamaan dengan mereka melakukan doa subuh, teh juga menemani makan siang, percakapan sore, terus sampai larut malam, secangkir teh selalu hadir menemani. 
Sayang sekali saya tidak sempat mengunjungi Lahijan yang adalah area perkebunan teh pertama di Iran.


[ Baca Juga Disini ➨ 10 Pilihan Suvenir Menarik dari Yunani ]
 

5. Syal / Selendang

Scarf is really a fashion statement in Iran, jadi mumpung di negara dimana semua wanitanya wajib menggunakan penutup kepala atau syal, maka membeli syal di Iran bisa menjadi pilihan cenderamata yang menarik, harganya sudah pasti bersaing demikian juga dengan motif yang tersedia. 
Selain selendang, membeli 'manteau' sejenis trench coat yang banyak dipakai banyak perempuan di Iran atau kaftan juga bisa dijadikan pilihan.


6. Tembaga, Perak, Enamel

Menyusuri labirin bazaar di Iran mata saya selalu tertumpu pada peralatan rumah tangga yang terbuat dari tembaga, timah, perak atau enamel, ada vas bunga, panci untuk memasak, piring, cangkir, ah you name it deh, semua cantik untuk dibeli. 





Travel tips yang jangan sampai dilupakan ketika akan traveling ke Iran adalah bawalah uang tunai sesuai kebutuhan karena kartu ATM dan kartu kredit tidak dapat digunakan disana. 
Khusus untuk beberapa toko yang menjual karpet Persia, bisa menggunakan kartu kredit yang nanti akan disambungkan secara manual prosesnya melalui bank di Dubai, tentunya dengan extra charge sekitar 6 persen dari total pembelian.

* * *

#CeritaJalanAsik is a weekly travel theme where we share our travel stories based on a certain theme by jalan2liburan, nyonyasepatu dan dewtraveller. 
Check our posts every Wednesday!

This week’s theme : Souvenir Hunting

You Might Also Like

12 comments

  1. iran keren sekali, tmen saya blogger juga sekarang lagi disana untuk beberapa hari..banyak pernak pernik unik ala prince of percia disana ya kak

    ReplyDelete
    Replies
    1. wah ada teman yang sedang di Iran ya, pasti cerita darinya akan seru juga :)

      Delete
  2. Cantik-cantik banget mbak vas bunganya. Tapi repot dan mahal pasti bawanya.. :'(

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya repot bawanya, resiko pecah itu lho sayang banget, kalau harga relatif deh ya mahal atau murah karena mereka bikinnya juga manual.

      Delete
  3. aku penasaran ama rasa saffron mbak.. jd pgn tau menu masakan yg menggunakan bumbu itu :).. kalo diliat2 dr foto di atas, itu guci2nya yg pgn aku borong ;p.. tp mikir bawanya hihihi :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Paela salah satu makanan dgn bumbu dasar saffron, ada gak ya restoran Spanyol di Jakarta, coba deh Fan :)

      Delete
  4. Kali saya kalap kalau ada di Bazaarnya apalagi karpet dan termehnya motif persia cakep-cakep (padahal saya hanya lihat di google :) lihat aslinya pasti lebih bagus )

    ReplyDelete
    Replies
    1. apa daya ga bisa dibawa juga kan ya Ru kl karpet besar hiksss palingan rekreasi mata deh selama disana :)

      Delete
  5. cakep2 barang-barang di iran tp susah ya kak bawa ke negara kita karena berat dan makan tempat

    ReplyDelete
  6. Saffronya dibuat bubuk, kalau yang di Kashmir dijual masih berupa putik gitu. Dibuat teh juga.

    Kalau nggak bisa gunain ATM dan CC, bawa duit kemana mana.... huaaaa

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya, minus pointnya ribet ama uang, mesti hati2 dan mesti ngitung juga supaya ga keabisan pas di tengah2 trip :)

      Delete
  7. Pernah denger safron waktu lagi ngeteh di warung kopi di isfahan, di samping gelas ada semacam gula panjang warna coklat, kata temen jalanku yang orang isfahan, itu ada safronnya loh. Tapi gak ngerti ya gak dicicipin

    Naksir sama karpetnya tapi ribet bawanya. Kangen iran 😭

    ReplyDelete

Friends, Thank you so much for reading + supporting my blog, and for taking the time to leave me a comment.
Your comment support truly means so much to me.
Have a lovely day! xo, Jalan2Liburan