Trip to Valencia, Spain and Celebrating Our 10th Wedding Anniversary

By 1:00 AM , , ,


Merayakan satu dekade usia pernikahan pastinya kita menghadiahi diri sendiri dengan jalan-jalan dong, ini memang seperti ritual setiap tanggal 8 Desember, daripada bingung ngasih hadiah apa ke pasangan kita lebih prefer menggunakan budget beli hadiahnya untuk jalan-jalan aja, walaupun kok dipikir-pikir murahan ngasih kado ya daripada budget untuk tripnya ha ha ha Ah ini intermezo aja, kita berdua memang sepakat dari awal untuk bukan lebay sih tapi untuk mengingat salahsatu milestones dalam kehidupan berdua dan so far kita konsisten melakukan hal ini.

Sudah dari beberapa sebelumnya saya mengesksekusi tiket ke Israel untuk periode minggu di tanggal 8 Desember 2017 yang lalu, apa daya terpaksa tiketnya hangus karena visa Israel yang gak bakal saya terima tepat waktu karena paspornya saya pakai ke Azerbaijan dan Turki. Tahun ini jadi tahun terbanyak saya buang-buang tiket, sebelumnya tiket ke Lebanon sempat saya buang juga karena alasan serupa, yup visa Lebanon perlu lebih dari 3 bulan untuk ngurusnya, so bare in mind kalau kalian mau kesana.
Ya sudah ini yang namanya manusia berencana, visa juga yang menentukan ya, dibawa happy aja karena bersyukur banget masih bisa beli tiket untuk destinasi lainnya.

Anniversary trip yang awalnya telah saya arrange ke Israel, saya banting setir untuk cari destinasi yang punya syarat harus lebih hangat dari di Belgia, dan gak perlu visa deh untuk saya. Karena saya punya residence card negara Schengen, saya pun melirik Spanyol, rasanya sudah lama sekali tidak mengunjungi matador ini dan pastinya banyak propinsi yang belum saya lihat.
Saya pun membeli tiket ke Valencia, ini bukan destinasi pertama untuk suami tapi untuk saya iya, walaupun demikian kita tetap excited menyambut perjalanan ulang tahun pernikahan ke 10 ini.

Setelah tiket di tangan, hal selanjutnya yang saya cari adalah AirBnB, seperti biasa urusan penginapan saya suka banget yang unik dan cozy, walaupun ya baru terlihat di layar monitor ya, dan saya beruntung banget dapat AirBnB dengan lokasi yang strategis dan karena hostnya ini seniman dari Italia, jadi detail pernak pernik mereka sangat artistik sekali. 

Ngomongin host AirBnB yang dari Italia dan tinggal di Spanyol ini kok jadi mengingatkan saya kalau tepat setahun sebelumnya kan kita juga anniversary trip ke Sydney dan Melbourne, kok bisa ya ada hal yang mirip yaitu host AirBnB kita di Sydney juga orang Italia yang jadi imigran di Australia, coincidence banget ya :)


Karena kita hanya hideaway beberapa hari di Valencia ini, gak terlalu ambisius sih, walaupun demikian saya tetap bikin list mau ngapain dan kemana aja dalam waktu yang singkat. Untuk sightseeing spots yang regular biasanya sangat mudah ditemukan di artikel-artikel di internet, sedangkan untuk yang unik dan ga biasa, saya biasanya baca di buku Atlas Obscura, dan untuk rekomendasi kuliner dan makan dimana, saya biasanya nodong ke AirBnB untuk kasih tau ke kita rekomendasi restoran favorit mereka dimana!


Valencia = Festivals

Valencia itu terkenal sama festival-festival yang diadain rutin tiap tahun, banyak banget kalau saya baca agendanya. Nah kebetulan pas kita disana eh tanggal 8 Desember itu dirayakan sebagai The Feast of the Immaculate Conception, saya sebenarnya gak ngeh sih sama perayaan ini karena ini perayaan ini dirayakan oleh orang Katolik.
Saking pentingnya hari raya ini, kota Valencia sampai tumpah ruah sama pengunjung sudah dari pagi hari, misa di gereja-gereja keknya nonstop dan di alun-alun depan Katedralnya omg ramai banget.
Tapi yang seru banyak dari orang lokal yang pakai pakaian tradisional mereka lengkap gitu karena kebetulan juga banyak panggung hiburan.
Jadi ya tips nih kalau rencana ke Valencia harus lihat agenda festival dan perayaan deh karena bakal surprisingly awesome banget.





Hopping On Off churches

Namanya juga negara dengan mayoritas penduduk beragama Katolik, bisa dipastikan setiap jengkal ada bangunan gereja. Dari banyaknya gereja-gereja bersejarah di Valencia kami hanya masuk ke 2 gereja saja yaitu tentunya gereja Katedral lah ya sebagai yang terbesar di Valencia dan juga memiliki harta berharga yaitu cawan yang Santo Caliz.
Cawan ini dipercaya sebagai Holy Grail atau Cawan Suci yang digunakan Yesus sebelum kematiannya, tepatnya saat perjamuan terakhir.
Mengenai cawan suci ini memang banyak spekulasi karena banyak gereja yang bilang mereka juga punya cawan serupa, tapi dari karbon dan penelitian, keuskupan di Vatican membenarkan bahwa cawan suci yang dimiliki oleh Katedral Valencia adalah yang the one.
Kita muter-muter nyari di dalam gereja yang besar banget itu dimana mereka menyimpan cawan ini , sampai setelah kita bertanya ke pastur gereja yang pas kebetulan lewat. Ternyata di dalam gereja ada kapel mininya lagi, menurut saya sih lebih menarik karena intimate, atau mungkin karena di depan mimbar ada cawan tersebut? Terus terang sih saya merinding karena saya bisa sedekat itu dengan cawan yang dipakai oleh Yesus, padahal cuman cawannya doang ya :)



Cawan yang terlihat memang lebih besar dengan ukiran emas di bawahnya, rasanya gak mungkin ya cawan Yesus semewah itu karena image Yesus yang hadir kan selalu dengan kesederhanaan. Ternyata cawan tersebut memang telah ditambah bentuknya diberi tambahan semacam dudukan cawan sehingga terlihat lebih besar dan kokoh.

Gereja lain yang saya pilih untuk didatangi adalah Parroquia de San Nicolás Obispo atau gereja San Nicolas, sebenarnya saya malas masuk gereja yang harus bayar dengan tiket masuk, it just against my principle tapi ya sudah anggap saja bantu maintainance.
Saya memilih gereja ini adalah karena pertama sesuai namanya gereja ini ditujukan untuk San Nicolas atau santo yang mengispirasi figur Sinterklas karena San Nicolas adalah santo yang gemar mendonasikan harta miliknya.
Dan alasan kedua adalah karena gereja ini disebut-sebut Sistine Chapel nya Valencia, untuk kamu yang sudah pernah ke Vatican dan masuk ke Sistine Chapel pasti paham maksudnya.





Stasiun Utara Valencia

Valencia adalah kota terbesar nomor 3 dan salah satu yang terpenting di Spanyol. Dihuni oleh sekitar 814.000 orang, Valencia menawarkan pesona obyek wisata yang artistik dan kaya akan sejarah dan budaya. Pesona kota Valencia bisa disusuri mulai dari Estació del Nord atau stasiun bagian utara yang telah berusia 100 tahun. Walaupun telah cukup tua, kecantikkan stasiun yang didesain oleh arsitek asli Valencia, Demetrio Ribes, ini tidak lekang oleh waktu, langit-langit dan dinding di bagian lobi stasiun dihiasi keramik dan mozaik yang berbentuk seperti lukisan panorama dan kehidupan rakyat Valencia.



Arena Adu Banteng

Tepat di sebelah stasiun utara Valencia, spot menarik selanjutnya adalah bangunan bergaya neoclassic yang dibangun sejak tahun 1850 bernama Plaza De Toros. Bangunan ini adalah arena adu banteng yang merupakan kebudayaan khas Spanyol.

Alun – Alun Kota Valencia

Valencia memiliki banyak alun-alun kota, tempat dimana orang lokal berbaur dengan turis menikmati suasana outdoor khas Spanyol yang meriah tidak mengenal waktu. Alun-alun yang terdekat denga stasiun utara dan salah satu yang terkenal adalah Plaza del Ayuntamiento, lengkap dengan air mancur dan taman kota, dikelilingi beberapa bangunan megah dari abad ke-19 dan awal abad ke-20 yang bergaya neo-baroque. Yang paling mudah dikenali adalah gedung balai kota, Ayuntamiento.



Ciudad de Las Aetes y Las Ciencias

Valencia tidak melulu bangunan klasik berusia tua, ia pun memiliki kompleks raksasa yang luas dan sangat modern bernama 'Kota Seni dan Ilmu Pengetahuan" atau yang dalam bahasa lokalnya disebut dengan "Ciudad de las Artes y las Ciencias".
Bangunan di dalam kompleks luas tersebut terdiri atas bioskop IMAX, museum sains, Oceanografic ( aquarius terbesar di Eropa ), dan Opera House. Masing-masing bangunan dibuat sangat futuristik dan spektakuler oleh arsitek lokal Valencia dengan reputasi International.
Untuk opera housenya sendiri, karena tepat tahun lalu kita juga melihat langsung opera house Sydney yang kalau kata teman-teman mirip keong mas hehehe, opera house di Valencia ini memang wow, desainnya yang detail banget, hanya kalah setting aja sama opera house Sydney yang langsung menghadap laut, tapi untuk urusan printilan desain yang di Valencia lebih menarik. #MainMending :p


 



Free Walking Tour

Salah satu cara asyik berkeliling kota Valencia adalah dengan bergabung dengan free walking tour Valencia setiap pagi, tur seperti ini dipandu oleh anak muda yang telah fasih betul mengenai kota mereka. Tidak ada biaya untuk bergabung dengan tur ini, cukup berikan tips di akhir program jika puas dengan tur tersebut.
Sialnya kita dapat pemandu yang aslinya orang Italia ( wondering deh kenapa banyak orang Italia ya di Spanyol? ) , dengan logat Italia yang kental banget malah bikin pusing dengar dia cerita padahal menarik sih bahan ceritaannya.
Dan yang anehnya kalau free walking tour di Valencia itu walaupun judulnya kasih tips sukarela, tapi kalau di Valencia dilihat betul berapa yang kamu kasih, biasanya kalau di kota lain kan pemandunya ngasih tas kosong terus kita isi, boro-boro dia lihat uangnya dan ngitung jumlahnya, nah kalau di Valencia malah kita dapat kwitansi, awkward jadinya.


Nonton Tarian Flamenco

Walaupun Flamenco berasal dari lucia, tapi sebisa mungkin dimanapun di Spanyol kita usahain nonton pertunjukannya live. Nah di Valencia selain di teater, ada satu cafe yang kalau malam menggelar pertunjukkan flamenco, gak setiap hari sih dan kita beruntung banget pas kesana pas banget juga dengan hari mereka tampil.
Yang mau ke Valencia dan nonton flamenco, bisa ke cafe del duende, tiketnya per orang 10 euro berupa voucher untuk beli minuman.
Karena kita datang pas pintu cafe dibuka, kita dapat front row barengan beberapa turis dari Scandic. Pertunjukannya berlangsung selama 1 jam dan gak berasa banget tahu-tahu sudah sejam saja.





You Might Also Like

11 comments

  1. Happy wedding anniversary, Kak. Berbahagia selalu yaaa. :)

    Aku pernah buang tiket juga karena satu alasan. Rasanya sayang banget yaaa :'(

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih Lia...semoga tiket yang dibuang segera dapat penggantinya ya..

      Delete
  2. Wah gila merinding gw baca ceritanya tentang cawan Yesus itu. Gw kok bayangin yang punya tugas memperkokoh tu cawan apa gak deg2an ya? Pasti kudu expert dan super hati2 banget supatya cawannya ga rusak :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya pasti Gy, disimpen di lemari kaca gitu dan kapelnya hanya dibuka sewaktu2, ada yang khusus simpen pintu kapelnya juga, manalah tuh pintu tebellll banget, serius kek di film2 deh :)

      Delete
  3. Cantikk banget ya kota ini.. Ahh.. Semoga 2018 ga ada lagi, atau setidaknya minim tiket kebuang ya :D Dan makin penuh cinta setiap hari.. Selamat ulang tahun pernikahan ke 10.. :D

    ReplyDelete
  4. Tiket ke Israel hangus..huaaaa...sayang bangeet. Impian aku banget itu ke Israel, dan maunya bawa semua keluarga.

    Btw, happy wedding yang ke 10 ya...semoga langgeng sampe gold. Amiin....

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya sayang banget, udah ngebayangin Desember masih hangat bgt di Israel padahal :(

      Makasih ya doanya :)

      Delete
  5. Happy wedding anniversary Kak Feb! Waaah aku itu mau banget ke Spanyol :) Thank you sharingnya Kak Feb..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Cus kak berangcutssss :)

      Terima kasih kak Tess

      Delete
  6. Waahhh udh lama ga main ke sini mba.. Happy anniversary yaaaa.. Ceritanya makin seru aja :) .

    Walo aku muslim, tp bisa dtg ke tempat2 ibadah lain, apalagi yg punya sejarah khusus kyk gereja di atas, itu menarik banget sih. Krn aku seneng sejarah kali yaaa.. Lgs ngebayangin duh, ini serius Yesus pernah minum dari cawan ini..

    Semoga dlm wkt deket aku juga bisa kesana :)

    ReplyDelete

Friends, Thank you so much for reading + supporting my blog, and for taking the time to leave me a comment.
Your comment support truly means so much to me.
Have a lovely day! xo, Jalan2Liburan