Bebas Visa ke Uzbekistan, Ini Panduan Lengkap Traveling Kesana

By 12:29 PM , , , , , ,



Karena sejak tahun 2018 Uzbekistan memberikan ketentuan bebas visa untuk pemegang paspor Indonesia, jadi mungkin postingan ini bisa memberikan gambaran atau panduan untuk turis Indonesia yang kemudian tertarik untuk mengunjungi Uzbekistan.

Walaupun bebas visa berkunjung selama 30 hari, namun tetap ya dokumen disiapkan dengan rapi sebelum keberangkatan just in case ada pemeriksaan di imigrasi. Paling tidak kamu tahu rencana itinerary yang telah kamu siapkan, getting familiar with the country biar tidak kelihatan blank saat ditanya oleh staf imigrasi, dan juga kalau bisa siapkan salah satu reservasi penginapan, paling tidak untuk 2 malam pertama, lalu selanjutnya bisa ditulis nama-nama penginapan di kota-kota yang selanjutnya akan kamu datangi.


🚫Lets get social !!

Tahun 2014 kami berkesempatan mengunjungi Uzbekistan, diantara luasnya negara ini ada 4 kota besar yang kami singgahi, selain Tashkent yang adalah ibukotanya, kota selanjutnya adalah Samarkand, Bukhara dan Khiva. Lalu beberapa kota kecil di perbatasan dengan Kyrgystan.


🚌 Tentang Rute dan Transportasi  di Uzbekistan


Bisa dilihat di peta diatas kalau Uzbekistan itu luas sekali sehingga untuk menghemat waktu, kami menggunakan transportasi yang beragam. Dari Tashkent menggunakan pesawat menuju Samarkand, dari Samarkand ke Bukhara dengan kereta api, lalu dari Bukhara ke Khiva menggunakan sewa mobil, dan dari Khiva kembali ke Tashkent juga menggunakan pesawat.

Rute kami : ( masuk dari perbatasan Kyrgyzstan lewat border darat di kota Osh menuju kota pertama Uzbekistan ) - lalu terbang ke ibukota Tashkent – Samarkand – Bukhara – Khiva – Tashkent

Di Uzbekistan untuk penerbangan domestik hanya ada Uzbekistan Air, sejauh ini maskapai terparah yang pernah kami tumpangi, macam naik pesawat jaman Soviet saja, pramugarinya berbadan besar dan tidak ada yang senyum, walaupun bukan low cost airline tapi tidak ada servis snack untuk penumpang. Tapi ini untuk domestik ya, saat kami meninggalkan Tashkent menuju Istanbul dengan Uzbekistan Air, baru deh pesawatnya lebih beradab.

Bandara domestik di beberapa kota walau megah dan luas, tapi minim fasilitas. Bayangkan, backpack kami berdua dipanggul oleh stafnya dari meja check in untuk masuk ke bagasi pesawat dan lebih parahnya, lampu bkamura baru dinyalakan ketika kami memasuki bkamura, kebetulan waktu itu calon penumpang yang pertama kali masuk ke bkamura hanya kami berdua, dan ini bukan subuh lho tapi jam-jam menjelang siang, sebenarnya sekarang jadi lucu sendiri kalau ingat kejadian-kejadian yang ajaib selama disana.

Untuk pemesanan tiket bisa dibeli online dari website Uzbekistan Airlines, sekarang sudah bisa dibayar dengan kartu visa dan mastercard, atau kalau karena satu dan lain hal kartu kamu direject ( ini hal yang biasa terjadi di Uzbekistan kalau mau pakai kartu kredit, cash is the king kalau di negara ini, di bawah nanti saya akan jelaskan mengapa ) , bisa menggunakan website seperti kayak.com untuk pemesanan tiketnya ( ini cara saya membeli tiket domestik di Uzbekistan )

Berikut gambaran harga tiket antar kota di Uzbekistan :

Estimasi harga tiket pesawat dari Tashkent ke Samarkand

Estimasi harga tiket pesawat dari Tashkent ke Bukhara

Untuk beberapa kota yang tidak memiliki bandara atau kalau kamu ingin menikmati negara ini dengan cara berbeda ( gak hanya terbang saja ), bisa dengan menggunakan kereta api. Saya biasanya meminta hotel untuk dipesankan tiket kereta ke kota berikutnya dan hal ini jamak untuk dilakukan walaupun dengan sedikit fee yang harus dibayarkan, ya sama saja anggap aja uang taksi ke stasiunnya. Selain itu biasanya nanti di hotel banyak pelancong juga yang memiliki rute yang sama dengan kamu, nah bisa deh tuh patungan sewa mobil ramai-ramai.

🚩Samarkand


Kota ini bisa dibilang kota yang difavoriti banyak orang dan yang paling ngetop di Uzbekistan, kami menghabiskan waktu lumayan lama di kota ini, selain hibernasi setelah trip yang berkepanjangan ( trip kami dimulai dari Georgia, Armenia, Turki, Kyrgzstan sebelumnya akhrinya tiba di Uzbekistan ), kota ini memang banyak yang bisa dilihat.

Berikut beberapa sightseeing spots yang bisa dilihat di Samarkand Uzbekistan : 

Local tourists in Registan Square

one of the complex in Registan

Registan Square still in renovation

Details


🏨 Rekomendasi Penginapan di Samarkand :
Jahongir Bed & Breakfast
http://jahongirbandb.com
Alamat : Chirokchi 4, Samarkand 140100 Uzbekistan

Penginapan ini sangat nyaman dan bersih, yang punya orang Samarkand asli yang fasih berbahasa Inggris sederhana, sangat membantu untuk pemesanan tiket, penukaran uang. Dan yang paling juara adalah lokasinya yang hanya 500 meter berjalan kaki dari Registan Square.
Di area penginapan ini ada beberapa rumah makan dan supermarket.

🚩Bukhara


Samarkand atau Bukhara? 
Ya, Samarkand atau Bukhara selalu menjadi pertanyaan seperti hal nya pertanyaan pilihan macam : Paris atau London. Jika kamu memiliki waktu yang banyak, setelah mengunjungi Samarkand dapat melanjutkan perjalanan menuju kota Bukhara yang terletak sekitar 256 kilometer. Pasaran harga tiket pesawatnya bisa dilihat di simulasi di atas itu ya.

Kami sendiri untuk rute dari Samarkand ke Bukhara menggunakan kereta api, toh hanya 256 km dan jadi punya pengalaman yang berbeda dan juga melihat sisi kota lainnya dari dalam kereta.

Trading Domes in Bukhara

The Ark of Bukhara

Lada Car , then you know you are in the ex Soviet country

Many rooftop restaurants and cafes in Bukhara

Strolling around Bukhara in one afternoon


🏨 Rekomendasi Penginapan di Bukhara :
Minzhifa Boutique Hotel
Eshoni-Pir 63 street, Bukhara 200118, Buxoro 200118, Uzbekistan

Penginapan cantik yang masih kental desain tradisional khas Uzbekistan

Sama seperti di Samarkand, di Bukhara kami juga memilih family-run boutique hotel yang authentic dan unik interior dan desainnya. Selain penginapan yang bersih, cozy dan juga menyediakan sarapan, saya juga sempat memesan massage selama tinggal di penginapan ini. Dengan menginap di bisnis keluarga seperti ini secara tidak langsung kita juga meningkatkan perekonomian mereka.

Kontur area Bukhara yang seperti labirin raksasa, kami mengantisipasinya dengan meminta pihak hotel untuk menyediakan penjemputan, lumayan menghemat waktu gak pakai nyasar-nyasar pas di labirin nanti :)

🚩Khiva


Jika Samarkand dan Bukhara seperti gadis Jakarta yang bersolek abis-abisan lengkap dengan extension bulu matanya, kalau Khiva ini seperti gadis desa yang cantik alami. It turned out that Khiva is our favorite city to explore in Uzbekistan. Sayangnya Khiva ini banyak terlewat karena jaraknya yang memang jauh, harus pakai niat dan perlu waktu untuk mengunjunginya.

Monumen dan bangunan bersejarah masih serupa dengan kota lainnya di Uzbekistan, minus kurang diperhatikan dari pemerintah, jadi banyak mozaik yang dibiarkan bolong, dan rata-rata monumen tersebut berada di labirin perkampungan yang masih asli, jalanannya pun lebih sering tanah berdebu dan bukan trotoar apalagi tegel seperti di Registan Samarkand.

Menurut legenda, kota Khiva ditemukan oleh Shem, anak dari nabi Nuh dan berada di antara padang pasir yang tandus, perbatasan dengan Turkmenistan. Pada masa jalan sutra, para musafir harus menempuh kota Khiva selama 18 hari perjalanan dari kota Tashkent. Untungnya sekarang di Khiva ada bandara domestik kok :-)

Khiva

Khiva, walaupun masih sangat terkesan kampung tapi justru unik dan menampilkan sisi Uzbekistan yang tidak terlihat di Samarkand, Tashkend dan Bukhara. Must visit!

Patung Muḥammad bin Mūsā al-Khawārizmī,  seorang ahli dalam bidang matematika, astronomi, astrologi, dan geografi yang berasal dari Persia. Lahir sekitar tahun 780 di kota ini.

Pilar yang sangat unik di dalam The Juma Mosque


🏨Rekomendasi Penginapan di Khiva
Orient Star Khiva
Pakhlavan Makhmud Street 1, Khiva 220900, Uzbekistan

Orient Star Khiva, penginapan yang disulap dari Madrasah



Penginapan ini gak bisa dibilang murah untuk standard Uzbekistan but well worth every penny. Kalau selama ini bangunan madrasah yang ada di Uzbekistan dijadikan museum dan sightseeing spots, justru di Khiva ini dijadikan penginapan. Menginap disini benar-benar pengalaman yang sangat menarik. Rata-rata kamar disini memang kecil, ya kan memang bekas kamar para pelajar di madrasah kan ya. Lokasinya tepat berada di jantung kota tua Khiva, you wont missed it when you passing by.


🍗  Kuliner di Uzbekistan


Seperti kebanyakan negara Asia Tengah, Plov adalah hidangan utama yang selalu disukai, terbuat dari bahan dasar nasi, potongan kecil wortel, bawang, daging, rasanya seperti nasi semur atau nasi tim kalau di Indonesia dengan tambahan bumbu ketumbar dan jinten.

Sate ala Uzbekistan dengan nama Shashlik juga menjadi makanan yang kerap ditemui di Uzbekistan baik di rumah makan atau di pinggir jalan, potongan daging kambing atau domba ditusuk dan direndam selama berjam-jam dengan bumbu lalu dibakar di atas bara, disajikan bersamaan dengan irisan bawang mentah. Shashlik juga bisa dibuat dari daging sapi, ayam, dan ikan.

Ini dia penampakkan plov atau nasi semurnya orang Uzbekistan, berikut salad dan sup

Ibu-ibu penjual Shaslik, atau sate Uzbekistan

Karena letak geografisnya yang berdekatan dengan dataran Cina, maka kuliner Uzbekistan juga banyak yang menyerupai makanan dari Cina, seperti Laghman yang adalah semangkok mie dengan campuran potongan sayur dan paprika cingcang, lalu ada juga manty yang adalah pangsit diisi dengan daging cingcang dan bawang lalu dikukus.


⚡ Travel Tips in Uzbekistan


- Sejarah Uzbekistan sebagai negara pecahan Uni Soviet yang terkenal akan sistem birokrasi nya, hal ini masih diadaptasi oleh pemerintah Uzbekistan. Selama di Uzbekistan setiap wisatawan wajib menyimpan semua struk pembelian, bahkan membeli air botolan di supermarket sekalipun.
Pada saat check in & out di hotel tamu pun wajib diberikan selembar kertas registrasi yang diberi stempel Hotel, lembar registrasi ini berisi informasi tanggal kapan tamu tersebut tinggal di hotel itu. Jika kita tidak memenuhi persyaratan ini, maka akan terkena masalah di keimigrasian

Custom Declaration in Uzbekistan

- Hal unik lainnya selama di Uzbekistan adalah susahnya menukarkan uang ke mata uang lokal, ATM dan pusat penukaran uang resmi hanya simbol belaka karena sama sekali tidak pernah berfungsi. Kartu kredit pun sama sekali tidak bisa digunakan di negara ini. Tukar menukar uang bisa dilakukan di jalan atau pasar, biasanya ada calo penjual mata uang yang akan menyapa kamu yang terlihat turis, hati-hati jika terlihat polisi karena sebenarnya aksi ini adalah ilegal.
Beberapa kali saya menukarkan uang Dollar Amerika yang saya bawa melalui pemilik penginapan karena lebih aman.

Segepok mata uang Uzbekistan, padahal jumlahnya tidak seberapa

- Jangan kaget jika orang-orang di Uzbekistan membawa uang di dalam kantong-kantong plastik, bukan karena mereka kebanyakkan uang, namun karena mata uang Som yang beredar hanyalah kelipatan 1000 Som saja, coba bayangkan dengan uang sejumlah Rp.500.000,- sama dengan segepok 285 lembar Uzbekistan Som. Di setiap meja kasir baik itu di hotel dan restoran, mereka telah menyiapkan mesin penghitung uang karena fakta ini. Remember, cash is the king kalau di Uzbekistan!

- Toilet umum di Uzbekistan sangat basic dan seringkali kotor. Bawalah kertas toilet dan sabun lalu simpan di dekat jangkauan jika suatu waktu diperlukan.

- Jika kamu melakukan perjalanan ke Uzbekistan dengan pasangan suami/istri kamu, siapkan kopi dokumen surat nikah, seringkali hotel di Uzbekistan menanyakan hal tersebut ketika proses check in.

- Samarkand, Bukhara dan Khiva adalah 3 kota terpenting bukti sejarah jalan sutra yang berada di dataran negara Uzbekistan.

You Might Also Like

6 comments

  1. foto-fotonya keren. artikelnya informatif. terima kasih.

    ReplyDelete
  2. Pertama kali liat blog ini waktu cari informasi Egypt, and now Uzbekistan. terima kasih informasinya

    ReplyDelete
  3. Custom declarationnya ada di hotel apa pas di imigrasi kita dikasih itu lalu di hotel tinggal minta stempel?

    ReplyDelete
  4. jadi ga perlu apply visa atau visa on arrival ya ? kayak kita perlu ke malaysia dan singapore ya ?

    ReplyDelete
  5. jadi ga perlu apply visa atau visa on arrival ya ? kayak kita perlu ke malaysia dan singapore ya ?

    ReplyDelete

Friends, Thank you so much for reading + supporting my blog, and for taking the time to leave me a comment.
Your comment support truly means so much to me.
Have a lovely day! xo, Jalan2Liburan